Menkop dan UKM Teten Masduki dalam Festival UMKM kumparan

Teten Masduki: Festival UMKM kumparan Festival UMKM Online Terbesar

26 Oktober 2022 14:31
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
ADVERTISEMENT
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop dan UKM) Teten Masduki mengapresiasi Festival kumparan 2022 sebagai salah satu festival UMKM online terbesar di Indonesia. Ia menilai festival ini juga sebagai wujud kontribusi kumparan terhadap pengembangan UMKM di Tanah Air.
ADVERTISEMENT
" Saya memberikan apresiasi kepada kumparan atas terselenggaranya festival UMKM kumparan sebagai salah satu festival UMKM online terbesar di Indonesia," ujar Teten dalam Festival UMKM kumparan 2022 Day 1, Rabu (26/10).
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop dan UKM) Teten Masduki dalam Festival UMKM kumparan 2022 Day 1, Rabu (26/10/2022).  Foto: Narda Margaretha Sinambela/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop dan UKM) Teten Masduki dalam Festival UMKM kumparan 2022 Day 1, Rabu (26/10/2022). Foto: Narda Margaretha Sinambela/kumparan
Menurut dia, UMKM saat ini tengah menjadi pusat perhatian bagi pemerintah. Pasalnya, UMKM berhasil menopang perekonomian saat wabah pandemi COVID-19 melanda Indonesia.
"UMKM selalu berhasil menjadi penyelamat ekonomi nasional," kata dia.
Sebelumnya, kondisi UMKM lokal sempat menurun pada dua tahun pertama pandemi COVID-19 yakni di tahun 2020-2021. Berdasarkan survei dari UNDP dan LPEM UI yang melibatkan 1.180 responden para pelaku UMKM diperoleh hasil bahwa pada masa itu lebih dari 48 persen UMKM mengalami masalah bahan baku, 77 persen pendapatannya menurun, 88 persen UMKM mengalami penurunan permintaan produk dan bahkan 97 persen UMKM mengalami penurunan nilai aset.
ADVERTISEMENT
Meski begitu, UMKM merupakan pilar terpenting dalam perekonomian Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, jumlah UMKM saat ini mencapai 64,2 juta dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 61,07 persen atau senilai Rp 8.573,89 triliun. Kontribusi UMKM terhadap perekonomian Indonesia meliputi kemampuan menyerap 97 persen dari total tenaga kerja yang ada serta dapat menghimpun sampai 60,4 persen dari total investasi.
Untuk itu, sambung Teten, pemerintah bertekad agar stimulus terhadap UMKM terus ditingkatkan. Pemerintah juga memberikan privilege bagi UMKM dengan mengalokasikan 40 persen belanja terhadap Kementerian/Lembaga hingga BUMN.
Hal ini tentunya akan memberikan ruang usaha sebesar 30 persen pada sarana infrastruktur publik. Selain itu, dapat menaikkan porsi kredit perbankan menjadi 30 persen pada 2024 yang saat ini baru mencapai 20 persen.
ADVERTISEMENT
"Kita bukan hanya ingin menyiapkan UMKM bangkit, tapi juga harus siapkan The Future UMKM yang lebih berdaya saing dan produktif," pungkas Teten.

Pemerintah Dorong Pelaku UMKM ke Ekosistem Digital

Teten menambahkan bahwa pemerintah terus berupaya mendorong pelaku UMKM untuk merambah ke dalam ekosistem digital. Ia melihat, saat ini ada 20,2 juta UMKM Indonesia yang sudah masuk ke ekosistem digital.
"Angka ini akan terus bertambah seiring target 30 juta UMKM pada 2024," tegas dia.
Kemenkop UKM juga telah menginisiasi berbagai program hingga intervensi pada hulu dan hilir untuk mengakselerasi transformasi digital UMKM Indonesia. Teten membeberkan, Kemenkop UKM telah melakukan pendataan lengkap koperasi dan UMKM, pengurusan legalitas UMKM hingga percepatan pembuatan nomor induk berusaha (NIB).
ADVERTISEMENT
"Saya harap Festival UMKM kumparan mampu menjadi momentum bagi para pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas usahanya sekaligus mengambil peran dalam pemulihan ekonomi nasional," tandas Teten.
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten