Teten Masduki: Kredit dari Perbankan Masih Rendah, 5 Juta UMKM Terjebak Rentenir
·waktu baca 2 menit

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyoroti porsi kredit dari perbankan untuk UMKM masih rendah. Padahal kunci bagi UMKM untuk bertahan dan bertransformasi adalah dari pembiayaan.
"Sayangnya rasio kredit perbankan bagi UMKM masih rendah. Baru sekitar 20 persen," ujar Teten dalam dalam Webinar Holding Ultra Mikro Upaya Pacu Pemulihan Ekonomi Nasional, Jumat (20/8).
Angka tersebut masih rendah bila dibandingkan dengan Singapura yang sudah mencapai 39 persen, Malaysia sudah 51 persen, Jepang 66 persen dan Korea Selatan 81 persen.
"Jadi kita masih sangat jauh dibandingkan negara tetangga," ujarnya.
Menurut Teten Masduki masih rendahnya rasio kredit perbankan bagi UMKM tersebut juga sejalan dengan fakta bahwa banyak UMKM yang belum mendapatkan pembiayaan.
Teten menyebut ada 30 juta UMKM yang belum mengakses pembiayaan formal. Sebanyak 7 juta UMKM di antaranya masih mendapatkan pendanaan dari hasil pinjam ke kerabat dan 5 juta UMKM di antaranya masih terjebak pada rentenir. Sedangkan 18 juta lainnya belum mendapatkan pembiayaan sama sekali.
"Jadi kita masih sangat jauh dibandingkan negara tetangga. Terdapat 30 juta yang belum akses pembiayaan formal. 7 juta di antaranya meminjam dari kerabat, 5 juta ke rentenir, 18 juta sisanya belum mendapatkan pembiayaan. Mereka in adalah Ibu-ibu pedagang di pasar, petani, nelayan yang rentan terkena pinjaman berbunga tinggi," ujarnya.
Teten mengaku akan berupaya meningkatkan porsi pinjaman perbankan ke UMKM dari 20 persen menjadi 30 persen di 2024. Selain itu juga plafon KUR tanpa agunan akan dinaikkan dari yang semula Rp 50 juta menjadi Rp 100 juta. Serta menaikkan plafon KUR dengan agunan dari 500 juta menjadi Rp 2 miliar. Tujuannya agar UMKM bisa lebih mudah memperbesar usahanya dan naik kelas.
"Saya ingin memberikan penekanan bahwa baiknya ekonomi nasional akan sangat tergantung kepada seberapa baiknya ekonomi UMKM kita. Maka jangan ragu ayo kalau mau bantu ekonomi nasional, maka bantulah UMKM di sekitar kita untuk tetap beroperasi," tandasnya.
