Teten Masduki: UMKM Harus Masuk Digital, Pemerintah Sudah Permudah Perizinannya
·waktu baca 2 menit

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengajak pelaku UMKM untuk mendaftarkan berjualan secara daring, mengingat tingginya potensi ekonomi digital pada 2030. Ia juga mengingatkan UMKM segera mendaftarkan usahanya secara formal.
"Pemerintah sekarang permudah semua usaha di, mulai dari yang mikro. Perizinan sudah kita sudah permudah. Tidak perlu lagi usaha secara informal, usaha bisa formal. Cukup dengan mendaftarkan nomor induk usaha saja," kata Teten dalam acara Kopdar UMKM Nasional bersama Grab, Jumat (26/8).
Dalam kesempatan tersebut, Teten memuji Grab karena mempermudah pedagang-pedagang UMKM untuk meningkatkan penjualan mereka secara daring.
Teten juga menyarankan Grab membuka akses untuk membiayai Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi penjual UMKM, agar pemulihan UMKM di tengah pandemi semakin cepat.
"Untuk sekelas Grab mestinya bisa bantu KUR untuk pedagang kecil. Kemudian dibantu nanti diberikan brand value seperti Grab dan OVO, jadi bukan hanya fokus di produk. Biar unik UMKM-nya." ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Country Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengatakan pendapatan pelaku UMKM akan semakin meningkat jika masuk dalam platform digital.
"Grab dan OVO berusaha untuk mempermudah digitalisasi ini dengan fitur self-register di GrabMerchant," katanya.
Peningkatan pendapatan ini diakui pelaku UMKM. Salah seorang dari peserta bahkan mengaku omzetnya bisa meningkat hingga menjadi Rp 3 juta per hari dan Rp 6 juta pada hari raya setelah masuk platform digital.
Reporter: Nabil Jahja
