Tiga Kontainer Kain Tekstil Diekspor ke Dubai, Nilainya USD 350 Ribu
·waktu baca 2 menit

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melepas ekspor tiga kontainer produk kain tekstil ke Dubai, Uni Emirat Arab, dengan nilai transaksi mencapai USD 350 ribu. Produk kain tersebut merupakan hasil produksi perusahaan dalam negeri, PT Mahugi Jaya Sejahtera.
"Saya sangat menyambut baik dan mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh PT Mahugi Jaya Sejahtera yang menggarap pasar Dubai, dan sebagian negara Timur Tengah yang ditandai dengan pelepasan ekspor tiga kontainer kain senilai 350 ribu dolar AS," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) Kemenperin Taufiek Bawazier saat melepas kontainer ekspor di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, dikutip dari Antara, Selasa (21/5).
Taufiek menjelaskan, ekspor ini menandakan komitmen PT Mahugi Jaya Sejahtera terkait penjualan tahunan yang mencapai 5 juta meter. Hal ini beriringan dengan upaya Indonesia membuka pasar ekspor nontradisional ke negara di Timur Tengah.
Meskipun saat ini, alokasi ekspor tekstil dan pakaian Indonesia ke wilayah itu hanya 5,4 persen dari total ekspor tekstil dan produk tekstil (TPT) atau senilai USD 753 juta, serta memiliki market share hanya 1,5 persen. Angka ini jauh di bawah Tiongkok dan India yang masing-masing pangsa pasarnya sebesar 38,3 persen dan 21,4 persen.
Namun, pasar garmen dan tekstil di kawasan Timur Tengah diperkirakan terus tumbuh signifikan sampai dengan 5 tahun ke depan. Proyeksi pertumbuhan tahunannya mencapai 7 persen, untuk pasar fesyen nilainya mencapai USD 89 miliar.
Dalam catatan kumparan, industri tekstil tumbuh positif pada triwulan pertama tahun 2024. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki tumbuh mencapai 5,90 persen (yoy) dan 2,64 persen (yoy) untuk industri tekstil dan pakaian jadi pada periode tersebut.
