Tiket Pesawat Domestik Mahal: Jakarta-Bali Rp 1,5 Juta, ke Singapura Rp 1 Juta
·waktu baca 2 menit

Direktur Transportasi Kedeputian Sarana dan Prasarana Kementerian PPN/Bappenas, Tri Dewi Virgiyanti, mengeluhkan tarif tiket pesawat penerbangan domestik yang masih mahal.
Dia menjelaskan pengalamannya sendiri ketika memesan tiket penerbangan ke Singapura lebih murah daripada harga tiket pesawat ke Makassar.
"Bisa dibilang saya ini termasuk korban, mau ke Singapura lebih murah daripada mau ke Makassar. Sama anak-anak kalau mau jalan-jalan, jadinya ya sudah mendingan keluar gitu daripada misalnya ke Bali," ujarnya saat Forum Diskusi Sektor Transportasi MTI, Jumat (17/5).
Berdasarkan pantauan kumparan di Online Travel Agency (OTA) Traveloka, harga tiket pesawat penerbangan di luar negeri pada hari Senin (20/5) cenderung lebih murah dibanding penerbangan domestik.
Pada rute penerbangan Jakarta-Singapura, tarif paling murah dengan maskapai Batik Air senilai Rp 1.020.500. Namun dengan maskapai yang sama, harga tiket pesawat rute Jakarta-Bali menyentuh Rp 1.509.100.
Sedangkan untuk Jakarta-Medan, harga tiket pesawat mencapai Rp 1.814.000. Tarif tiket pesawat lebih mahal yaitu rute Jakarta-Makassar seharga Rp 1.939.600.
Selain soal tarif pesawat domestik yang mahal, Bappenas juga menyoroti 90 persen trafik penerbangan masih terpusat di 4 bandara utama (Soetta, Ngurah Rai, Juanda, dan Kualanamu).
Untuk mengatasi masalah tersebut, Bappenas merekomendasikan peninjauan kembali pengaturan Tarif Batas Atas (TBA) dan Tarif Batas Bawah (TBB) tiket pesawat.
Kemenhub sebelumnya menuturkan tidak ada pelanggaran tarif batas atas (TBA) selama periode libur Lebaran Idul Fitri.
