Kumparan Logo

TikTok Harap Pemerintah Perhatikan Nasib 6 Juta Penjual Lokal dan 7 Juta Kreator

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
TikTok Shop. Foto: farzand01/Shuttersock
zoom-in-whitePerbesar
TikTok Shop. Foto: farzand01/Shuttersock

TikTok buka suara setelah Presiden Jokowi memastikan bakal mengatur agar social commerce tak melakukan aktivitas atau transaksi jual beli.

Beleid ini bakal berdampak pada TikTok Shop yang selama ini menjalankan peran sebagai platform jual beli. Manajemen TikTok pun memastikan bakal tunduk pada aturan pemerintah.

Kendati begitu, TikTok berharap pemerintah juga memperhatikan nasib jutaan penjual lokal. Termasuk juga para kreator yang terafiliasi dengan mereka.

"Kami juga berharap pemerintah mempertimbangkan dampak terhadap penghidupan 6 juta penjual lokal dan hampir 7 juta kreator affiliate yang menggunakan TikTok Shop," tulis manajemen TikTok menyikapi keputusan pemerintah.

TikTok juga menyebut bahwa social commerce lahir dengan tujuan menjadi solusi bagi masalah yang dihadapi UMKM. Platform media sosial asal China ini mengaku berkolaborasi dengan kreator lokal untuk meningkatkan traffic toko online mereka.

embed from external kumparan

"Sejak diumumkan hari ini, kami menerima banyak keluhan dari penjual lokal yang meminta kejelasan terhadap aturan yang baru," sambung TikTok.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan, user di TikTok hanya boleh melakukan promosi barang dan jasa, bukan untuk bertransaksi atau berdagang.

"Yang pertama nanti isinya social commerce itu hanya boleh memfasilitasi promo barang atau jasa, promo barang jasa, tidak boleh transaksi langsung, bayar langsung, enggak boleh lagi. Dia (TikTok) hanya boleh untuk promosi," ujar Zulhas usai rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/9).