Kumparan Logo

Tingkatkan Layanan Penjualan, Pegadaian Gandeng 10 Perusahaan BUMN

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pegadaian Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
zoom-in-whitePerbesar
Pegadaian Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

PT Pegadaian (Persero) menggandeng sepuluh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk meningkatkan layanan pemasaran dan penjualan produk-produk Pegadaian.

Kesepuluh BUMN tersebut yaitu PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, PT Telekomunikasi Selular Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Finarya (LinkAja), PT Sang Hyang Sari (Persero), PT Asuransi Jasindo (Persero), PT BGR (Persero), PT Pupuk Indonesia (Persero), Perum Produksi Film Negara, dan Perum Bulog.

Direktur Utama Pegadaian, Kuswiyoto, menuturkan kerja sama antara Pegadaian dan sepuluh BUMN tersebut meliputi pemanfaatan sumber daya, produk, layanan dan pengembangan jaringan untuk jasa serta produk unggulan.

Kerja sama tersebut juga didukung masing-masing perusahaan terafiliasi dengan anak-anak usaha mereka.

"BUMN yang diajak kerja sama mempunyai kekuatan masing-masing dan berbeda-beda. Seperti dengan bank, kan memiliki ratusan ribu agen dan itu bisa dimanfaatkan," katanya dalam acara penandatangan kerja sama di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (30/9).

Perjanjian Kerja Sama PT Pegadaian (Persero) dengan sepuluh BUMN di Kementerian BUMN, Jakarta. Foto: Ema Fitriyani/kumparan

Dengan begitu, setiap perusahaan dapat memanfaatkan kapasitas dan kapabilitas dalam melaksanakan, mengembangkan, dan meningkatkan bisnis masing-masing perusahaan.

Sebagai contoh, kata Kuswiyoto, saat ini jumlah nasabah Pegadaian mencapai 12 juta orang. Pun dengan agen di seluruh daerah yang mencapai 4.100 agen.

Jumlah tersebut merupakan potensi yang besar untuk meningkatkan pemasaran produk mereka. Di sisi lain, agen-agen bank BUMN yang diajak kerja sama juga akan mendapatkan keuntungan lebih dari penjualan produk Pegadaian.

"Nasabah-nasabah bank jadi bisa menggunakan produk pegadaian yang enggak ada di bank. Kan kita sama-sama punya basic customer yang besar, agen bank juga banyak. Jadi Pegadaian enggak perlu buat agen-agen sendiri lagi," jelas dia.