Kumparan Logo

Tips Bisnis: Bagaimana Memulai Usaha Setelah Bangkrut?

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
com-Ilustrasi seorang wirausaha Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
com-Ilustrasi seorang wirausaha Foto: Shutterstock

Lika-liku bisnis memang berbagai macam, ada yang berjalan mulus, ada yang stagnan, bahkan ada yang bangkrut. Namun sebagai pengusaha sejati tentu saja setiap risiko telah dipersiapkan secara matang.

Lalu bagaimana memulai usaha setelah bangkrut?

Founder Yukbisnis.com, platform toko online, Jaya Setiabudi mengatakan, pada saat usaha bangkrut usahakan memulai bisnis yang tidak rumit. Bisnis tidak rumit adalah bisnis dengan perputaran uang (cash flow) yang cepat.

"Kalau Anda bangkrut-krut banget ya paling gampang itu mulailah jualan duluan. Meskipun profitnya enggak besar tapi perputarannya cepat," katanya kepada kumparan, Rabu (11/9).

Ilustrasi bisnis. Foto: Shutter Stock

Pria yang juga penulis buku 'Buka Langsung Laris' itu menyarankan agar fokus bisnis untuk kebutuhan sehari-hari. Menurutnya, pada saat seseorang bangkrut, tidak sepenuhnya harus mulai dari awal lagi.

"Saat bangkrut ini sebetulnya ada yang enggak dari nol atau hilang. Yang pertama skill, kredibility dan network atau jaringan. Kecuali bagi Anda saat itu usahanya tipu-tipu manipulatif atau banyak mengecewakan pelanggan," imbuhnya.

Untuk itu, pada saat kondisi bangkrut, ada beberapa hal yang dapat kita lakukan yaitu fokus pada meningkatkan skill dan jaringan.

"Nol itu hanya masalah duitnya saja tapi sebetulnya masih punya jaringan skill, nama baik," ucapnya.