Tips Buat Milenial Agar Bisa Beli Isi Perabotan Rumah

Memiliki rumah menjadi impian bagi semua orang, termasuk generasi milenial. Setelah rumah terbeli, mengisi dengan perabotan rumah tangga kemudian menjadi kebutuhan.
Namun, harganya yang tidak murah kadang menjadi hambatan untuk memiliki perabotan impian. Karenanya, ada banyak jenis instrumen pembelian perabot rumah, seperti tunai, kredit, hingga melalui arisan. Lantas, mana instrumen pembelian perabot rumah yang paling sesuai?
Perencana keuangan dari Finansia Consulting Eko Endarto mengatakan, ada baiknya membeli perabot rumah tangga menggunakan metode pembayaran tunai. Sebab, nilai perabot rumah tangga terus menurun, sehingga ada baiknya membeli perabot rumah tangga secara tunai.
“Barang konsumtif seperti perabot rumah tangga itu nilainya pasti turun, sehingga harus dipikirkan bahwa kalau saya beli sekarang sudah pasti minggu depan harganya turun,” katanya saat dihubungi kumparan, Senin (7/1).
Selanjutnya, metode pembayaran arisan juga bisa dijadikan alternatif lainnya. Dengan arisan, seseorang bisa memiliki perabot rumah tangga impian tanpa embel-embel harga berubah sewaktu-waktu.
“Kalau menggunakan arisan, toh harganya tidak berubah dari harga lama,” ujarnya.
Terakhir, Eko mengatakan metode kredit bisa saja dilakukan. Meski begitu, instrumen ini hanya dijadikan sebagai alternatif pembelian terakhir saat tunai dan arisan tidak memungkinkan. Selain itu, saat jenis perabot rumah tangga yang diinginkan butuh mendesak, kredit bisa digunakan.
“Saya tidak menyarankan, tapi bisa dilakukan karena memang uang tabungan tidak mencukupi atau barang yang ingin dibeli sangat mendesak. Sebab, dengan membeli perabot rumah tangga melalui kredit, maka harga yang ditanggung kan bertambah karena bunga,” pungkasnya.
