Tips Investasi di Crowdfunding Biar Aman dan Cuan
·waktu baca 2 menit

Crowdfunding jadi salah satu variasi instrumen investasi di tengah pandemi. Crowdfunding atau urun dana sendiri merupakan platform investasi melalui penggalangan dana untuk membiayai suatu usaha atau proyek dengan menjanjikan imbal hasil atau yield bagi para investor.
Beberapa platform urun dana di Indonesia seperti modalku, kitabisa, mekar, tanifund, Investree, Amartha dan masih banyak lainnya. Senior Economist Sucor Sekuritas, Fikri C. Permana memandang prospek urun dana ini menjanjikan.
“Kalau dinilai prospek ini cukup menjanjikan ya apalagi struktur Indonesia ini kan dari mikro,” katanya kepada kumparan, Jumat (10/9).
Fikri menambahkan, pada saat akan menanamkan investasi melalui platform crowdfunding usahakan memilih tidak memilih sektor-sektor yang berhubungan dengan mobilitas masyarakat, seperti perhotelan, transportasi dan pariwisata.
Fikri juga menyarankan agar melihat fundamental setiap usaha yang ditawarkan dengan cara memeriksa laporan keuangan. Hal ini agar investor mengetahui kekuatan dan kelemahan usaha.
“Usahakan melihat juga laporan keuangannya,” imbuhnya.
Legalitas crowdfunding juga menjadi poin penting dalam memilih platform. Legalitas perusahaan urun dana ini dapat dicek melalui situs OJK.
Adapun ia menekankan setiap sektor usaha pasti ada pasang surutnya. Sebagai investor sebaiknya mempertimbangkan apakah sektor usaha tersebut memiliki prospek yang bagus di masa datang.
“Pasti ada pasang surutny ya setiap sektor, misalnya FnB atau yang lain,” tuturnya.
