Tito Pastikan Transfer ke Daerah 2027 Rp 735 T Cukup: Kalau Kurang Dievaluasi

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memastikan biaya Transfer ke Daerah (TKD) 2027 senilai Rp 735 triliun sudah cukup. Jika anggaran itu kurang, bisa dievaluasi untuk penambahannya.
“Kalau kemarin kita Rp 693 (triliun) itu kalau untuk yang minimal-minimal bisa cukup, meskipun kemudian ada penambahan lagi ya,” kata Tito saat ditemui di Gedung Aneka Bhakti Kementerian Sosial, Rabu (30/9).
Penambahan alokasi TKD 2027 menjadi Rp 735 triliun ini akan dibagi ke provinsi dan kabupaten/kota dengan mempertimbangkan kondisi masing-masing daerah. Sehingga alokasinya bisa tepat sasaran.
“Rp 735 (triliun) ini kita akan berusaha, ini kan belum dibelah ke provinsi, kabupaten/kota. Nanti provinsi, kabupaten/kota nanti saya harapkan komunikasi dengan Kemendagri dan Kementerian Keuangan agar kita tahu persis daerah mana yang betul-betul kurang, mana yang PAD-nya kuat. Sehingga pembagiannya tepat sasaran,” ungkap Tito.
Tito menjelaskan, penggunaan TKD tersebut terutama akan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan minimal daerah, termasuk belanja pegawai dan belanja operasional pegawai
“Target utama biaya minimal terutama belanja pegawai, belanja operasional pegawai, minimal terutama dengan yang paling wajib sekali adalah pendidikan, kesehatan, infrastruktur. Ini bisa tercukupi,” ujar Tito.
Tito menegaskan pemerintah dapat mengevaluasi dan menambah anggaran TKD jika alokasi yang disiapkan tahun ini masih belum mencukupi.
“Nanti kalau kurang bisa dievaluasi, ada penambahan. Tapi kalau untuk sampai dengan APBD Perubahan, APBN Perubahan saya yakin cukup,” tegas Tito.
