Kumparan Logo

Tol Kutepat Segmen Kuala Tanjung-Sinaksak Bakal Diresmikan Jokowi di Akhir 2023

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gerbang tol Dolok Merawan dan Sinaksak, termasuk dalam ruas tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat, Rabu (4/3/2023). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gerbang tol Dolok Merawan dan Sinaksak, termasuk dalam ruas tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat, Rabu (4/3/2023). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan

PT Hutama Marga Waskita, konsorsium pengembang Proyek Strategis Nasional (PSN) Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat (Kutepat), menargetkan segmen Kuala Tanjung-Sinaksak bisa diresmikan Presiden Jokowi pada akhir 2023.

Proyek Kutepat memiliki total 6 seksi sepanjang 143,25 km. Tol ini akan meningkatkan konektivitas di Sumatera Utara serta mempermudah akses wisatawan, khususnya dari Kota Medan menuju destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) Danau Toba dan Pelabuhan Kuala Tanjung.

Pimpinan Proyek Junction Tebing Tinggi dan Seksi 3, Wisnu Probowaskhito, menargetkan seksi 1 Tebing Tinggi-Indrapura, seksi 2 Indrapura-Kuala Tanjung, seksi 3 Tebing Tinggi-Serbelawan, dan seksi 4 segmen Serbelawan-Sinaksak bisa diresmikan serentak.

"Kalau sampai 2023 dari Kuala Tanjung sampai Tebing Tinggi bisa selesai 100 persen konstruksinya, dan dari Tebing Tinggi sampai Sinaksak juga bisa selesai konstruksinya," ujar Wisnu di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Rabu (4/10).

Wisnu memaparkan, seksi 1 dan 2 proyek Kutepat memiliki 3 gerbang tol yaitu Tebing Tinggi, Indrapura, dan Kuala Tanjung. Konstruksi ketiganya ditargetkan rampung 100 persen di akhir tahun ini.

Sementara itu, connecting dari Junction Tebing Tinggi yang menghubungkan Jalan Tol Medan-Kualanamu - Tebing Tinggi (JMKT), juga ditargetkan selesai tahun ini setelah proses perapian.

Gerbang tol Dolok Merawan dan Sinaksak, termasuk dalam ruas tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat, Rabu (4/3/2023). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan

Sedangkan untuk Seksi 3 Tol Kutepat, yaitu Tebing Tinggi-Serbelawan sepanjang 30 km yang masih dalam proses konstruksi juga diharapkan bisa rampung pada akhir tahun ini.

Kemudian seksi 4 proyek Kutepat, Serbelawan-Pematang Siantar, memiliki tiga gerbang tol yakni Dolok Merawan, Sinaksak, dan Raya atau dikenal sebagai Simpang Panei. Wisnu menyebut peresmian di akhir tahun ini hanya sampai gerbang tol Sinaksak saja.

"Saat ini yang sudah kita fungsionalkan adalah gerbang tol Dolok Merawan dan gerbang tol Sinaksak," tutur Wisnu.

Sedangkan untuk seksi 4 segmen gerbang tol Sinaksak-gerbang tol Raya, lanjut dia, saat ini masih dalam konstruksi karena masih ada pembebasan lahan. Proses pembebasan lahan ditargetkan rampung pada Oktober 2023,

"Sehingga kami bisa menargetkan penyelesaian Seksi 4 Serbelawan-Pematang Siantar pada semester I tahun 2024," terang Wisnu.

Adapun seksi 5 dan 6 dari proyek Kutepat merupakan porsi pemerintah. Seksi 5 yaitu Pematang Siantar-Seribudolok sepanjang 22,30 km dan Seksi 6 Seribudolok-Parapat sepanjang 16,70 km masih dalam tahap finalisasi desain.

Sekretaris Perusahaan PT Hutama Marga Waskita, Ergy Pramadipta, menambahkan dari total investasi proyek Kutepat sebesar Rp 13,4 triliun, realisasi penyerapannya hingga Agustus 2023 sebesar Rp 9,9 triliun.

"Progres konstruksi secara kumulatif sudah sekitar 90 persen. Rencana peresmian jalan tol kami diresmikan di Desember Insyaallah oleh Pak Presiden langsung," tutur Ergy.