Kumparan Logo

Tol Sentul Selatan-Karawang Barat Akan Membentang hingga 60,36 Km

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tol Sentul masih lancar. Foto: Ainul Qalbi/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Tol Sentul masih lancar. Foto: Ainul Qalbi/kumparan

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengungkapkan proyek Jalan Tol Sentul Selatan-Karawang Barat akan membentang sepanjang 60,36 kilometer.

Proyek ini menjadi salah satu prioritas utama pemerintah karena progres persiapannya dinilai paling matang dibanding proyek tol lainnya.

"Kita tergetkan mulai konstruksi Oktober 2026, dan kita awali dengan pengadaan tanah dulu," ujar Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti kepada kumparan, Sabtu (1/11).

Berdasarkan data Direktorat Jenderal (Ditjen) Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum, proyek ini menghubungkan Sentul Junction dan Karawang Junction, serta menjadi jalur strategis penghubung tiga simpang utama yaitu Tol Bogor Ring Road, Tol Jakarta-Cikampek Selatan, dan Tol Jakarta-Cikampek eksisting.

Proyek Jalan Tol Sentul Selatan-Karawang Barat ini dirancang dengan kecepatan rencana 80 kilometer per jam dan dilengkapi sejumlah interchange (IC) untuk mendukung konektivitas antarkawasan. Titik-titik IC yang akan dibangun antara lain IC Gunung Puteri, IC Cileungsi, IC Kelapanunggal, IC South Japek, serta IC West Karawang Junction. Kehadiran simpang susun ini akan memudahkan akses dari berbagai kawasan industri dan permukiman di Bogor bagian timur hingga Karawang, sekaligus memperlancar arus logistik di koridor timur Jawa Barat.

Nilai investasi proyek mencapai Rp 34,75 triliun, dengan skema kerja sama kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) jenis unsolicited atau prakarsa badan usaha.

instagram embed

Struktur kontraknya menggunakan skema Design Build Finance Operational Maintenance Transfer (DBFOMT), dan pengembalian investasi akan dilakukan melalui skema user charge atau tarif tol.

Pemerintah juga menyiapkan jaminan proyek melalui PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII). Adapun, proyek ini telah tercatat dalam PPP Book dan masih dalam tahap penyusunan dokumen kesiapan seperti Basic Design, FS (Feasibility Study), AMDAL, KA ANDAL, LARAP, serta dokumen pengadaan Badan Usaha Pelaksana (BUP).

Kabar terbaru, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyebut, Tol Sentul Selatan-Karawang Barat dan Tol Gedebage-Tasikmalaya menjadi dua proyek prioritas yang ditargetkan rampung pada 2026.

“Sentul Selatan-Karawang Barat mungkin akan lebih maju, kemudian Gedebage-Tasikmalaya itu akan lebih maju. Mudah-mudahan sih tahun 2026 bisa kita selesaikan, mungkin dua ini dululah yang bisa kita selesaikan,” ujar Dody dalam Media Briefing di Kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Jumat (31/10).