Tol Sentul Selatan-Karawang Barat dan Gedebage-Tasikmalaya Mulai Digarap 2026
·waktu baca 2 menit

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan dua proyek Jalan Tol Sentul Selatan-Karawang Barat dan Tol Gedebage-Tasikmalaya, dapat mulai dikerjakan pada tahun 2026.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan kedua proyek tol tersebut menjadi prioritas karena progres persiapannya paling matang dibandingkan yang lain.
“Sentul Selatan-Karawang Barat mungkin akan lebih maju, kemudian Gedebage-Tasikmalaya itu akan lebih maju. Mudah-mudahan sih tahun 2026 bisa kita selesaikan, mungkin dua ini dululah yang bisa kita selesaikan,” kata Dody dalam Media Briefing di Kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Jumat (31/10).
Dody menjelaskan pada tahun ini sebenarnya terdapat empat proyek tol yang sedang dipersiapkan, yaitu Sentul Selatan-Karawang Barat, Gedebage-Tasikmalaya, Pejagan-Cilacap, dan Gilimanuk-Mengwi di Bali.
Namun, dari keempatnya, dua proyek di Jawa Barat tadi yaitu Tol Sentul Selatan-Karawang Barat dan Tol Gedebage-Tasikmalaya diperkirakan akan lebih cepat masuk tahap konstruksi.
Sementara itu, proyek Gilimanuk-Mengwi masih dalam tahap pembahasan intensif dengan calon investor dan pemerintah daerah setempat.
“Gilimanuk-Mengwi itu enggak banyak investor karena ramai trafiknya bukan disitu, jadi masih banyak diskusi. Makanya ini saya bilang masih proses, tapi ini yg kemarin sudah kita lempar ke beberapa investor jalan tol,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Dody juga memastikan proyek jalan tol melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) akan terus dilanjutkan, dengan fokus utama pada peningkatan konektivitas antarwilayah.
Dody mengatakan pembangunan tol ke depan harus lebih memperhatikan keterhubungan antar-ruas tol, serta integrasi dengan jalan nasional dan daerah.
“KPBU jalan tol tetap kita teruskan, cuma yang kita teruskan adalah konektivitas. Itu yang disoroti oleh Bappenas,” ujar Dody.
Dody berharap proyek tol dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di daerah. “Kita harus meneruskan exit toll supaya pertumbuhan di kabupaten dan kota bisa lebih bagus,” ujar Dody.
