Kumparan Logo

TPIA hingga BUMI Jadi Incaran Investor Asing, AADI dan BMRI Banyak Dilepas di Sesi I

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wartawan merekam layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10/2026). Foto: Indrianto Eko Suwarso/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Wartawan merekam layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10/2026). Foto: Indrianto Eko Suwarso/ANTARA FOTO

Investor asing mencatatkan aksi jual bersih atau net foreign sell sebesar Rp 342,08 miliar pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (2/11). Angka itu berasal dari nilai pembelian saham oleh investor asing mencapai Rp 2,21 triliun dan nilai penjualan Rp 2,55 triliun.

Sejumlah saham menjadi incaran investor asing dengan nilai pembelian bersih terbesar. Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menempati posisi teratas dengan net foreign buy sebesar Rp 47,80 miliar. Posisi berikutnya ditempati PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sebesar Rp 36,21 miliar dan PT Petrosea Tbk (PTRO) sebesar Rp 23,52 miliar.

Selanjutnya, investor asing juga mencatatkan pembelian bersih pada saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) sebesar Rp 15,49 miliar, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp 12,61 miliar, serta PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMAS) Rp 14,34 miliar.

Di sisi lain, saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) menjadi saham yang paling banyak dilepas investor asing dengan nilai net foreign sell sebesar Rp 94,95 miliar. Disusul PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar Rp 81,76 miliar dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar Rp 71,29 miliar.

Saham lainnya yang juga mencatatkan aksi jual bersih asing cukup besar yakni PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) sebesar Rp 67,28 miliar, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp 49,87 miliar, serta PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 36,84 miliar.

instagram embed