Transaksi Bruto AstraPay Capai Rp 4,6 Triliun pada Q1-2022

20 April 2022 12:04 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi AstraPay. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi AstraPay. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Direktur PT Astra International Tbk (ASII) Suparno Djasmin mengatakan, AstraPay memiliki 3,3 juta register user di 2021 dengan nilai transaksi bruto (gross transaksi value) atau GTV sebesar Rp 2,1 triliun.
ADVERTISEMENT
“Sampai kuartal 1 tahun 2022, register user mencapai 4,4 juta pengguna dengan GTV 3 bulan sebesar Rp 4,6 triliun,” ujarnya dalam konferensi pers Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan ASII secara virtual, Rabu (20/4).
Sekadar catatan, Grup Astra telah meluncurkan AstraPay sebagai aplikasi pembayaran digital yang tumbuh dalam ekosistem Astra. AstraPay berkontribusi sebagai technology dari produk-produk digital yang dikembangkan dalam Grup Astra.
Suparno pun optimistis register user AstraPay bakal mencapai 15 juta pengguna pada tiga tahun ke depan. Diketahui layanan dompet digital ini telah diluncurkan pada tahun 2021. Transaksi bruto juga ditargetkan berkisar Rp 20 - 30 triliun.
“Astra terconnect QRIS yang disiapkan BI. Kita sudah mempunyai outlet ASTRA hampir 7.000 outlet menjadi merchant,” katanya. Suparno mengatakan pihaknya terus melakukan pendalaman AstraPay sehingga sistem payment diterima di seluruh ekosistem Astra.
ADVERTISEMENT
Sehingga dapat memberi kemudahan bagi para pelanggan. AstraPay menjadi satu mobility outlet masyarakat untuk membayar dengan mudah. AstraPay juga telah terintegrasi dengan sistem pembayaran moda transportasi umum, seperti MRT dan Transjakarta.
Selebihnya, AstraPay juga dapat digunakan untuk membayar tagihan listrik, PDAM, TV kabel, BPJS, pajak hingga beli pulsa atau paket data.
*****
Ikuti giveaway kumparanBISNIS dan dapatkan hadiah saldo digital total Rp 1,5 Juta, klik di sini. Kegiatan giveaway ini terbatas waktunya, ayo segera gabung!