Transjakarta Tambah 20 Bus Pink Khusus Perempuan Buat Cegah Pelecehan
·waktu baca 2 menit

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) meningkatkan operasi armada bus pink khusus untuk pelanggan perempuan yang bepergian seorang diri. Perluasan operasi armada bus pink ini ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pelanggan perempuan.
Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Transjakarta Apriastini Bakti Bugiansri mengatakan, bus pink dioperasikan secara bertahap yaitu tahap I sebanyak 15 armada bus pink sudah dioperasikan mulai Senin (27/2) di 5 koridor yakni:
Koridor 2 (Pulogadung-Harmoni)
Koridor 3 (Kalideres-Pasar Baru)
Koridor 9 (Pinang ranti-Pluit)
Koridor 13 (Ciledug-Tendean)
PGC-Harmoni (5C) tahap II.
Selanjutnya, pada Maret akan ada penambahan 5 unit armada bus pink, sehingga seluruhnya menjadi 20 unit armada pink dengan jangkauan 7 rute.
“Transjakarta memperluas operasi bus pink agar dapat menjangkau lebih banyak penumpang wanita yang bermobilitas seorang diri, kata Apri dikutip dari keterangan resminya, Selasa (28/2).
Keberadaan bus pink ini juga sebagai bentuk keamanan Transjakarta buat para pelanggan khususnya pelanggan perempuan, sehingga tidak perlu merasa khawatir menggunakan transportasi publik dengan telah dioperasikannya bus pink.
“Bus pink hadir untuk meminimalisir terjadinya pelecehan seksual. Kami ingin penumpang wanita dapat menikmati layanan Transjakarta dengan merasa aman dan nyaman," ujar Apri.
Transjakarta juga memperkuat sistem keamanan dalam semua lini pelayanan.
"Seluruh armada PT TransJakarta telah dilengkapi CCTV yang diharapkan dapat memberikan dan memperkuat sisi keamanan, selain memperkuat kehadiran personel keamanan di halte dan di dalam bus," ujarnya.
Sedangkan pada armada bus reguler, Transjakarta juga memiliki ruangan khusus wanita serta dilengkapi dengan kamera pengawas (CCTV) yang menjamin keamanan dan kenyamanan pelanggan.
