Trek Velodrome Rawamangun Pakai Kayu Impor dari Siberia

Trek jalur sepeda di Venue Balap Sepeda atau Jakarta International Velodrome (JIV), Rawamangun, Jakarta Timur yang digunakan untuk Asian Games 2018 menggunakan material kayu khusus dari Siberia. Director Project Jakarta International Velodrome PT Jakarta Propertindo Iwan Takwin mengungkapkan pihaknya telah mengimpor sebanyak 12 kontainer kayu berbagai ukuran dari Siberia. Kayu-kayu tersebut dikirimkan dengan menggunakan kapal laut dan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
"Kalau total impornya itu 12 kontainer sesuai kebutuhan," ungkap dia kepada kumparan (kumparan.com), Senin (2/4).

Iwan menambahkan penggunaan kayu asal Siberia merujuk pada rekomendasi dari Federasi Sepeda Internasional atau Union Cycliste Internationale (UCI). Penggunaan kayu Siberia dianggap lebih aman untuk para pembalap terutama saat terjadi kecelakaan.
"Ini kayu standar seperti kayu lainnya cuma karena pertimbangan Federasi Sepeda kayu jenis ini lebih aman untuk pembalap saat terjadi kecelakaan. Kita pernah awalnya menawarkan kayu lokal cuma bagi UCI itu tidak sesuai dengan karakter speknya. Mereka harus tes dulu di lab memakan waktu dan biaya," paparnya.

Berbeda dengan kayu pada umumnya, Iwan menjelaskan kayu Siberia dikenal memiliki tekstur yang halus, dan kuat. Perawatan kayu ini pun tidak sembarangan.
"Karakteristik kayu Siberia itu empat musim, bukan tropis seperti di Indonesia, untuk menjaga keawetan kita atur suhu dan penurunan kadar kelembaban maksimal 70%," tuturnya.

Untuk itu, Jakpro telah memasang alat khusus bernama humidity system di gedung Jakarta International Velodrome (JIV). Alat tersebut ditempel ke mesin pendingin udara atau AC.
"Dengan pengaturan kelembaban dan suhu kayu tersebut dapat bertahan lama sampai 30 tahun," pungkasnya.
