Kumparan Logo

Trump Gandeng Perusahaan India, Siap Bangun Kilang Minyak Senilai USD 300 Miliar

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden AS Donald Trump menyampaikan pidato kenegaraan di Gedung Capitol AS di Washington DC. Foto: Kenny Holston/The New York Times/HO via Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Presiden AS Donald Trump menyampaikan pidato kenegaraan di Gedung Capitol AS di Washington DC. Foto: Kenny Holston/The New York Times/HO via Reuters

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkapkan raksasa energi India, Reliance Industries, mendukung kesepakatan pembangunan kilang minyak besar pertama di AS dalam setengah abad terakhir.

Trump mengumumkannya melalui platform Truth Social miliknya. Ia mengatakan perusahaan America First Refining akan membangun fasilitas baru tersebut di Pelabuhan Brownsville, Texas.

"Ini adalah kesepakatan bersejarah senilai USD 300 miliar, yang terbesar dalam sejarah AS," tulis Trump dikutip dari AFP, Rabu (11/2).

Trump menggambarkan proyek tersebut sebagai landasan untuk meningkatkan energi AS. Namun, dia belum mendetailkan tentang rencana tersebut.

"Terima kasih kepada mitra kami di India, dan perusahaan energi swasta terbesar mereka, Reliance, atas investasi yang luar biasa ini," ujar Trump.

Reliance adalah konglomerat swasta terbesar di India dan kilang Jamnagar miliknya adalah yang terbesar di dunia.

Situs web America First Refining menyatakan bahwa perusahaan tersebut merupakan proyek dari Element Fuels, yang pertama kali mengumumkan rencana pada 2024 untuk membangun kilang minyak di Brownsville dengan biaya antara USD 3-4 miliar.

Fasilitas tersebut akan menjadi kilang minyak pertama yang dibangun di Teluk Meksiko sejak 1970-an, dan satu-satunya yang dirancang untuk memproses 100 persen oil shale atau minyak serpih AS.

video story embed