Kumparan Logo

Trump Tolak Pembatasan Ekspor Minyak di Tengah Lonjakan Permintaan

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden AS Donald Trump menyampaikan pidato yang disiarkan televisi terkait konflik Timur Tengah dari Cross Hall, White House (1/4/2026). Foto: Alex Brandon / POOL / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Presiden AS Donald Trump menyampaikan pidato yang disiarkan televisi terkait konflik Timur Tengah dari Cross Hall, White House (1/4/2026). Foto: Alex Brandon / POOL / AFP

Presiden AS Donald Trump menegaskan tidak perlu ada pembatasan ekspor minyak atau bahan bakar jet untuk mengatasi kelangkaan global yang dipicu oleh perang di Iran.

"Kita nggak butuh [pembatasan ekspor] itu. Dan kita punya minyak dalam jumlah luar biasa banyak," lanjut Trump dilansir Reuters seperti yang dikutip kumparan, Jumat (8/5).

Blokade di Selat Hormuz yang sangat vital telah mendorong lonjakan besar ekspor energi AS, menjadikan AS melampaui Arab Saudi sebagai eksportir minyak mentah terbesar di dunia.

Namun para ahli juga sudah memperingatkan bahwa cadangan minyak AS mulai mendekati batasnya, dan belum jelas sampai kapan ekspor bisa dipertahankan di level ini sebelum berdampak pada pasar domestik.

Trump mengabaikan kekhawatiran itu dan memuji lonjakan ekspor tersebut. "Kapal-kapal datang dari jauh, dari tempat yang tadinya menuju Hormuz," ujarnya.

"Kita punya ratusan kapal yang datang ke Texas, ke Louisiana, dan ke Alaska, mengisi muatan, lalu pergi dan menghasilkan banyak uang," jelas Trump.

instagram embed