Tutup Gerai di Blok M, Penjualan Ramayana Turun Rp 3 Miliar

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) mencatatkan penurunan angka penjualan di kuartal pertama tahun ini sebesar Rp 3 miliar atau turun 0,2 persen. Realisasi penjualan selama kuartal I-2017 adalah sebesar Rp 1,39 triliun atau lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,42 triliun.
Direktur Keuangan PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk Suryanto mengungkapkan, turunnya angka penjualan perseroan selama kuartal I-2017 disebabkan lesunya penjualan dan tutupnya satu gerai yang berada di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
Baca juga: Ramayana Sepakat Bagi Dividen Rp 242 Miliar
Baca juga: Strategi Jitu Ramayana Bidik Penjualan Rp 8,9 Triliun
"Pada Januari kami tutup toko di Blok M, itu karena tidak produktif," kata Suryanto saat ditemui di Ashley Hotel, Jakarta, Selasa (16/5).
Meski di kuartal I-2017 penjualan perseroan turun, namun Suryanto menyebutkan jika kuartal kedua tahun ini bisa meningkat. Penyebabnya adalah kontribusi pendapatan yang berasal dari pendapatan penjualan Lebaran dan musim menjelang sekolah diprediksi akan naik.
"Kontribusi pendapatan terbesar selama tahun 2016 diperoleh dalam semester ketiga, di mana terdapat penjualan Lebaran," katanya.

Dia memprediksi penjualan pada periode Mei hingga Juli 2017, perseroan dapat mengantongi penjualan sebanyak 42 persen dari target penjualan yang besarnya mencapai Rp 8,9 triliun.
"Tahun lalu masa di 3 bulan itu Rp 3,5 triliun, sekarang targetnya Rp 3,9 triliun," sebutnya.
Suryanto juga mengklaim, penjualan mengalami peningkatan pada April 2017. Pada bulan itu penjualan meningkat 12,4 persen dibanding penjualan Maret 2017.
"Sehingga jika dilihat periode Januari sampai April 2017 (year to date) meningkat 3 persen dibanding periode yang sama di 2016," jelasnya.
