Kumparan Logo

Tutup Usai Diresmikan, Kopdes Merah Putih di Tuban Disebut Sudah Buka Lagi

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto memberi sambutan saat peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Desa Bentangan, Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025). Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto memberi sambutan saat peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Desa Bentangan, Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025). Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memastikan unit Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di Tuban sudah kembali beroperasi. Kopdes tersebut sempat dikabarkan tutup usai diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Zulhas mengakui memang sempat ada permasalahan antara Kepala Desa (Kades) Pucangan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, Santiko, dengan Manajemen Pondok Pesantren Sunan Drajat yang mendukung Kopdes Merah Putih Pucangan tersebut.

Saat ini salah satu Kopdes Merah Putih di Kabupaten Tuban tersebut telah kembali beroperasi. “Udah, udah selesai. Jadi malamnya sudah kembali, sudah normal,” kata Zulhas di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jumat (25/7).

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas). Foto: Widya Islamiati/kumparan

Menurut dia, pada saat peresmian, Santiko tidak menyebutkan kontribusi Pondok Pesantren Sunan Drajat tersebut dalam keekonomian Kopdes Merah Putih Pucangan dalam perbincangannya dengan Presiden Prabowo. Alasannya karena grogi.

“Jadi gini, itu waktu wawancara dengan Presiden, nggak menyebut nama pondoknya, ya mungkin grogi, santrinya marah. Itu temen saya kok, Gus Gudfan Bendahara Umum PBNU. Jadi malamnya sudah kembali, sudah normal,” tutur Zulhas.

Sebelumnya, ramai di media sosial video penurunan papan toko unit Kopdes Merah Putih di Tuban sehari setelah diresmikan oleh Prabowo.

Video tersebut juga memperlihatkan pembeli yang gagal berbelanja di Kopdes yang merupakan program andalan Prabowo itu. Pembeli itu terlihat kembali dengan tangan kosong.