Unik, Ada Pembangkit Listrik Tenaga Bambu di Mentawai

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bapppenas) meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) di Pulau Siberut, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Adapun bahan bakar PLTBm ini adalah bambu.
Menteri PPN Bambang Brodjonegoro mengungkapkan, PLTBm tersebut merupakan proyek hibah MCC Amerika Serikat yang dilaksanakan oleh PT Charta Putra Indonesia (CPI). Pembangunan PLTBm itu dilakukan selama 5 tahun, kemudian PT CPI melakukan serah terima pekerjaan ke Kementerian PPN yang selanjutnya dilakukan hibah ke Pemkab Mentawai.
"Pemkab Mentawai telah menunjuk Perusda (perusahaan daerah) Kemakmuran Hijau untuk bekerja sama dengan PLN melalui excess power," paparnya di Desa Saliguma, Pulau Siberut, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Selasa (17/9).
Adapun PLTBm ini dibangun di 3 desa, yaitu Desa Saliguma dengan kapasitas 250 kilowatt (kW) , Desa Madobag dengan kapasitas 300 kW, dan Desa Matotonan dengan kapasitas 150 kW.
Untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Pulau Siberut, ke depan PLN berencana untuk melakukan interkoneksi PLTBm Madobag ke Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Meileppet dan PLTBm Matotonan dengan PLTD Peipei.
"Namun saat ini rencana tersebut masih terkendala akibat belum adanya infrastruktur jalan untuk menghubungkan sistem tersebut. Sehingga kami mohon bantuan dari Gubernur dan Bupati terkait infrastruktur jalan ini," kata Direktur Bisnis Regional Sumatera PLN, Wiluyo Kusdwiharto.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet, menjelaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong Energi Baru Terbarukan (EBT) dipakai di daerahnya. Menurutnya, banyak sumber daya alam yang bisa menjadi sumber tenaga listrik.
"Sekarang ini rasio elektrifikasi baru 60 persen. Kami akan membuat 100 persen di 2030, dan di 2045 mayoritas menggunakan EBT," imbuhnya.
