United Tractors Akuisisi Tambang Emas Rp 13 Triliun, Tuntas Tahun Ini

PT United Tractors Tbk (UNTR) menargetkan akuisisi tambang emas Martabe di Sumatera Utara selesai paling cepat Desember tahun ini. Presiden Direktur United Tractors Gidion Hasan mengatakan akuisisi tambang emas tersebut senilai USD 917,9 juta atau sekitar Rp 13,22 triliun (kurs Rp 14.300/USD).
"Untuk pendanaan, saat ini kami berharap closing transaksi sekitar 4 sampai 5 bulan dari sekarang. Jadi kami perkirakan paling cepat di Desember, atau kalau molor sedikit di Januari. Kami harus menyelesaikan dan mendapatkan approve dari regulator," ungkap Gidion di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (27/8).
Menurutnya, perseroan bakal mengandalkan investasi interal untuk akuisisi tersebut karena posisi kas perusahaan saat ini masih surplus.

"United Tractors itu, balance sheet-nya cukup kuat. Saat ini kami punya cash di konsolidasi saja mencapai Rp 25 triliun. Jadi rasanya sih kami cukup untuk membiayai akuisisi," ujarnya.
Perseroan berencana mengakuisisi tambang emas Martabe dari Agincourt Resources Pte. Ltd. melalui PT Danusa Tambang. Sejumlah 60 persen saham Danusa dimiliki oleh UNTR, sedangkan 40 persen sisanya dipegang oleh PT Pamapersada Nusantara (PAMA).
Perjanjiaan pengambilalihan yang ditandatangani pada 8 Agustus 2018 ini mencakup dua transaksi. Pertama yaitu pengambilan 95 persen saham Agincourt Resources Pte. Ltd milik PT Agincourt Resources senilai USD 917,9 juta. Kedua, pemberian pinjaman dari UNTR dan PAMA kepada Agincourt sebesar USD 325 juta.
