Update Harga Komoditas: Batu Bara hingga CPO Kompak Turun
·waktu baca 2 menit

Harga minyak naik tipis karena tumpahan di terminal Basra Irak tampaknya akan membatasi pasokan minyak mentah, tetapi tetap turun pada minggu ini di tengah kekhawatiran bahwa kenaikan suku bunga yang besar akan mengekang pertumbuhan ekonomi global dan permintaan bahan bakar.
Mengutip Reuters, Senin (19/9) harga minyak mentah berjangka Brent menetap di USD 91,35 per barel, naik 51 sen, sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS menetap di USD 85,11 per barel, naik 1 sen.
Batu Bara
Harga batu bara juga mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Jumat (16/9). Menurut bursa ICE Newcastle (Australia), harga batu bara kontrak September 2022 turun 1,4 persen menjadi USD 439 per ton.
Kontrak Oktober 2022 juga menurun 2,28 persen menjadi USD 428 per ton, serta kontrak November 2022 turun 2,5 persen dan menetap di USD 423,5 per ton.
CPO
Harga minyak sawit (crude palm oil/CPO) merosot pada penutupan perdagangan Jumat. Pada bursamalaysia.com, CPO kontrak Oktober 2022 ditutup turun 0,8 persen menjadi MYR 3.883 per ton.
Lalu CPO kontrak November 2022 juga turun 0,8 persen menjadi MYR 3.825 per ton, serta kontrak Desember 2022 turun 0,86 persen menjadi MYR 3.883 per ton.
Nikel
Adapun harga nikel terpantau menurun pada penutupan perdagangan Jumat. Harga nikel di London Exchange Market (LME) ditutup turun 4,5 persen menjadi USD 23.127 per ton.
Timah
Sementara itu, harga timah juga melemah pada penutupan perdagangan Jumat. Harga timah di LME turun 2,34 persen dari penutupan sebelumnya, menjadi USD 19.165 per ton.
