Kumparan Logo

Usai Beras, Kini Pemerintah Impor Hampir 1 Juta Ton Gula Kristal Putih di 2023

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gula Kristal Putih Impor 2020 dari Perum Bulog. Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Gula Kristal Putih Impor 2020 dari Perum Bulog. Foto: Istimewa

Setelah beras, pemerintah berencana impor gula kristal putih hampir 1 juta ton tahun depan. Hal ini diputuskan dalam rapat terbatas (ratas) bersama kementerian dan lembaga terkait dan sudah masuk dalam Negara Komoditas.

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengatakan besaran impor kuota gula konsumsi tahun ini sebesar 500 ribu ton, dengan realisasi mencapai 300 ribu ton.

(Kuota) impor gula 500 ribu ton, yang dilaksanakan 300 ribu ton. Kita sudah Ratas tahun depan impor gula kristal putih 991 ribu ton," papar Zulhas pada konferensi pers di Pasar Kebon Kembang, Bogor, Jumat (23/12).

Kunjungan Mendag Zulkifli Hasan ke Pasar Kebon Kembang, Bogor, Jumat (23/12). Foto: Nabil Jahja/Kumparan

Zulhas memastikan pihak importir yang masih memegang 200 ribu ton gula, akan dikenakan penalti lantaran tidak melaksanakan pengiriman,

Selain gula kristal putih, pemerintah akan impor gula rafinasi 3,6 juta ton. Namun gula ini khusus untuk industri yang memiliki spesifikasi gula tertentu seperti dalam memproduksi makanan dan minuman.

Kemendag merupakan kementerian terakhir yang perlu memberikan izin impor keluar. Sebelum perjanjian impor ditandatangani kemendag, diperlukan tanda tangan dari Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Ilustrasi gula pasir. Foto: ANTARA FOTO/Fauzan

“Lagi proses (untuk impor gula) rafinasi. Kan Kementan, Kemenperin, baru saya kan terakhir. Kalau sudah beres baru ke tempat kita (Kemendag)," terangnya.