Vaksin Berbayar Kimia Farma Tidak untuk Dosis Ketiga!
·waktu baca 1 menit

Vaksin berbayar Kimia Farma dipastikan tidak bisa digunakan oleh masyarakat untuk vaksin dosis ketiga atau booster. Artinya, vaksin gotong royong individu tersebut hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang sampai saat ini belum mendapatkan vaksin dosis pertama dan kedua.
"Ini diberikan untuk masyarakat atau individu yang belum mendapatkan dosis pertama dan dosis kedua. Jadi bukan tujuannya untuk booster," kata Sekretaris Perusahaan PT Bio Farma (Persero), Bambang Heriyanto, dalam konferensi pers virtual, Minggu (11/7).
Adapun Bio Farma merupakan induk Holding BUMN Farmasi yang salah satu anggota adalah Kimia Farma. Bambang mengatakan pihaknya akan menjaga memeriksa data masyarakat yang sudah divaksin melalui sistem informasi data vaksinasi yang ada.
Sehingga, bisa dipastikan tidak ada masyarakat yang memanfaatkan fasilitas vaksin berbayar Kimia Farma ini untuk dosis ketiga.
"Jadi tidak mungkin nanti ada yang akan divaksin itu mendapatkan booster, tapi diprioritaskan untuk yang mendapatkan vaksin pertama dan kedua,” ujar Bambang.
Bambang menegaskan, vaksin berbayar ini dilakukan untuk membantu pemerintah dalam mempercepat vaksinasi COVID-19 di Indonesia. Sehingga prosesnya bakal selaras termasuk dari data masyarakat yang sudah divaksin.
Plt Direktur Utama Kimia Farma Diagnostika (KFD), Agus Chandra, memastikan layanan vaksin gotong royong individual ini dilakukan sesuai petunjuk teknis atau SOP yang ada. Hal itu termasuk terkait penggunaan barang medis.
Agus memastikan vaksin Sinopharm yang digunakan juga asli. Apalagi, kata Agus, tenaga kesehatan yang dimiliki pihaknya sudah tersertifikasi sebagai vaksinator.
Sehingga masyarakat tidak perlu ragu kalau mau menggunakan layanan vaksin berbayar di Kimia Farma tersebut.
“Vaksinasi pasti sudah terjamin karena kita menggunakan sistem Kimia Farma Mobile yang memang bisa melakukan tracing antara NIP, nomor file dari vaksin, serta sertifikat vaksinnya. Tentunya dibantu program tersebut keaslian dari vaksin tersebut terjamin,” ujar Agus.
