Kumparan Logo

Vietnam Mau Pangkas Pajak Penghasilan 30% untuk Pelaku Usaha Kecil

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengendara sepeda motor yang mengenakan helm menunggu lampu hijau di sebuah persimpangan di pusat kota Hanoi (15/11/2008). Foto: Hoang Dinh Nam/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Pengendara sepeda motor yang mengenakan helm menunggu lampu hijau di sebuah persimpangan di pusat kota Hanoi (15/11/2008). Foto: Hoang Dinh Nam/AFP

Pemerintah Vietnam mengusulkan pemangkasan pajak penghasilan sebesar 30 persen bagi pelaku usaha dan perusahaan untuk periode pajak 2026-2027. Kebijakan ini ditujukan untuk meringankan beban usaha sekaligus menjaga stabilitas kegiatan produksi dan bisnis.

Dikutip dari laman VnEconomy, atas mandat Perdana Menteri, Menteri Keuangan Ngo Van Tuan mewakili pemerintah pada 21 Agustus mengajukan usulan pengurangan 30 persen pajak penghasilan pribadi yang harus dibayarkan untuk periode pajak 2026 dan 2027 atas penghasilan usaha dalam sidang tambahan Majelis Nasional ke-16 yang sedang berlangsung.

Berdasarkan proposal tersebut, pengurangan 30 persen berlaku bagi individu residen yang memiliki omzet usaha tahunan selama 2026-2027 tidak lebih dari VND 10 miliar.

Sementara itu, pemerintah juga mengusulkan pengurangan 30 persen pajak penghasilan badan yang harus dibayarkan untuk periode pajak 2026 dan 2027 bagi perusahaan dan organisasi yang didirikan berdasarkan hukum Vietnam dengan omzet tahunan pada 2026 dan 2027 tidak lebih dari VND 10 miliar.

Orang-orang mengendarai sepeda motor di depan rumah-rumah tua yang sedang dihancurkan di Hanoi (6/1/2025). Foto: Nhac NGUYEN/AFP

Bagi perusahaan yang saat ini mendapatkan insentif pajak berdasarkan Undang-Undang Pajak Penghasilan Badan atau undang-undang dan resolusi lain dari Majelis Nasional, pengurangan pajak penghasilan badan yang diusulkan akan dihitung berdasarkan jumlah pajak penghasilan badan yang harus dibayarkan setelah dikurangi insentif pajak.

Dalam pemaparan Tuan, pemangkasan pajak tersebut akan membantu meringankan kesulitan serta menstabilkan kegiatan produksi dan usaha bagi rumah tangga usaha, individu, dan perusahaan.

Kebijakan tersebut juga akan memastikan dukungan tepat waktu untuk mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas makroekonomi, sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian target pertumbuhan ekonomi negara.

Pemangkasan pajak tersebut diperkirakan berdampak pada penurunan pendapatan anggaran negara sekitar VND 3,191 triliun atau Rp 2,16 triliun (dengan kurs Rp 0,68 per VND ) pada 2026 dan VND 3,51 triliun atau Rp 2,39 triliun pada 2027.

instagram embed