Viral Indomaret Digeruduk Pembeli Minyak Goreng, Ini Penjelasan Manajemen
·waktu baca 2 menit

Beredar video di sosial media terkait banyak masyarakat berebut membeli minyak goreng di Indomaret. Mereka seakan menggeruduk Indomaret yang membuat petugas kewalahan melayaninya.
Bahkan, dalam video yang viral tersebut, petugas Indomaret sampai berupaya menutup pintu. Penutupan itu diiringi teriakan calon pembeli yang masih ngotot ingin masuk.
Microeconomics Executive Director PT Indomarco Prismatama, Feki Oktavianus, membenarkan kejadian membeludaknya pembeli minyak goreng tersebut.
Menurut dia, peristiwa tersebut terjadi di Indomaret Jalan A Yani, Kabupaten Lubuklinggau, Sumatera Selatan, pada Jumat, 4 Maret 2022.
*****
Kuis kumparanBISNIS hadir lagi untuk bagi-bagi saldo digital senilai total Rp 1,5 juta. Kali ini ada kuis tebak wajah, caranya gampang! Ikuti petunjuknya di LINK INI. Penyelenggaraan kuis ini waktunya terbatas, ayo segera bergabung!
*****
"Kronologi kejadiannya bermula ada informasi bahwa pada tanggal 4 Maret 2022 akan ada operasi pasar minyak goreng yang diadakan oleh sebuah instansi bertempat di Gedung Olahraga (GOR) yang lokasinya di depan toko Indomaret, Jalan A.Yani, Lubuklinggau, Sumatera Selatan," kata Feki saat dihubungi, Kamis (10/3).
"Namun pada hari itu juga tanggal 4 Maret 2022 pukul 12.00 ada pengumuman bahwa operasi pasar minyak goreng di GOR tersebut dibatalkan," tambahnya.
Feki menjelaskan batalnya operasi minyak goreng murah itu diikuti dengan adanya pengiriman minyak goreng di Indomaret Lubuklinggau setengah jam kemudian atau pukul 12.30 WIB. Total yang dikirim ke Indomaret tersebut sebanyak 40 karton atau setara 480 liter berupa 156 pouch 1 liter dan 162 pouch 2 liter.
"Pembelian minyak goreng berjalan normal. Namun jumlah konsumen semakin banyak, menyerbu, berjejal membeli minyak goreng," ujar Feki.
Feki mengatakan dengan mempertimbangkan membeludaknya pembeli, pihaknya kemudian berkoordinasi dengan petugas keamanan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan belanja di toko. Namun massa semakin banyak berdatangan. Sehingga Indomaret kemudian sementara tutup.
"Selanjutnya pada pukul 17.00 Indomaret kembali buka dan sisa minyak goreng diminta polisi untuk dijual bazar di luar toko dan langsung habis dibeli konsumen. Sejam kemudian, pada pukul 18.00 situasi sudah kondusif dan toko Indomaret beroperasi normal kembali," terang Feki.
