Kumparan Logo

Viral Peternak Ayam Ditangkap karena Bentangkan Poster Minta Tolong ke Jokowi

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

Presiden Joko Widodo. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

Viral video ditangkapnya seorang pria yang membentangkan poster saat mobil Presiden Joko Widodo (Jokowi) beranjak meninggalkan lokasi vaksinasi di area PIPP Kota Blitar.

Berdasarkan foto dan video yang beredar, pria tersebut membentangkan poster dengan tulisan "Pak Jokowi Bantu Peternak Beli Jagung dengan Harga Wajar." Usai kejadian, pria yang membentangkan poster itu digelandang oleh polisi.

Beragam komentar muncul menanggapi peristiwa tersebut. Komika Pandji Pragiwaksono misalnya, menilai bahwa pembawa poster tidak bersalah. Sebab, poster hanya berisi permintaan tolong kepada presiden.

"Pas diliat tulisannya (poster), rasanya bukan penghinaan. Bukan tuntutan bahkan menurut gue. Sebuah permintaan tolong. Dari rakyat kepada Presiden yg dia pilih," kata Pandji seperti dikutip dari akun Twitter pribadinya, Rabu (8/9).

Pihak kepolisian pun diminta segera membebaskan pria tersebut karena permintaan tolongnya adalah hal yang wajar. Peternak ayam memang sedang dalam kesulitan karena mahalnya harga pakan.

X post embed

"Mohon dengan sangat agar Pak Jokowi memerintahkan polisi membebaskan peternak ini. Kondisi memang tak mudah utk peternak terkait harga jagung. Ngapunten nggih pak. Saestu mesakne peternaknya," kata politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kokok Dirgantoro.

Politisi Gerindra Fadli Zon pun turut buka suara. Ia mendesak agar pria tersebut segera dibebaskan. "Fadli Zon desak bebaskan peternak ayam yang demo Jokowi," cuitnya.

X post embed

Sebelumnya diberitakan, para peternak ayam layer atau ayam petelur bingung dan pasrah menghadapi permasalahan yang mereka hadapi saat ini. Telur yang mereka produksi anjlok di level Rp 15.000 per kilogram (kg), padahal biaya produksi atau Harga Pokok Produksi (HPP) mencapai Rp 20.500 per kg.

Sementara itu, harga pakan terus melambung sejak awal tahun yang berada di posisi Rp 6.500 per kg. Normalnya harga pakan berkisar di Rp 5.000 per kg. Hingga kini peternak ayam petelur terus mengalami kerugian Rp 4.000 setiap kg.