Kumparan Logo

Virus Corona Menyebar, PLN Pastikan Layanan Listrik Tak Terganggu

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
PLTP Kamojang di Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat. Foto: Ema Fitriyani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
PLTP Kamojang di Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat. Foto: Ema Fitriyani/kumparan

PT PLN (Persero) memastikan layanan listrik tak terganggu dengan seiring menyebarnya virus corona di Indonesia. Perseroan mengklaim virus tersebut tak menggangu operasional pembangkit yang ada.

Vice President Public Relation PLN, Dwi Suryo Abdullah mengatakan, perusahaan sudah menginstruksikan pengecekan berkala pada suhu tubuh pegawai PLN, termasuk yang bekerja di pembangkit. Salah satunya di Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang di Garut, Jawa Barat.

"Kondisi itu tetap kita lakukan monitor, tapi sejauh ini belum begitu tampak terpengaruh kepada pelayanan, kita tetap bisa melayani masyarakat individu dengan baik. Khusus yang terdeteksi di atas 37 (derajat), maka dimasukkan ke ruang klinik untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata dia di Garut, Sabtu (14/3).

PLTP Kamojang merupakan pembangkit listrik yang dioperasikan PT Indonesia Power, anak usaha PT PLN (Persero). Direktur Operasi 1 Indonesia Power Hanafi Nur Rifa'i menjelaskan, hingga saat ini pembangkit listrik yang mereka urusi belum terganggu virus corona karena sudah tak menggunakan tenaga kerja asing lagi, terumata yang berasal dari China.

Pasukan siaga PLN TJBB sedang melakukan tugasnya. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Kata dia, beberapa unit pembangkit sudah dioperasikan penuh oleh pekerja dalam negeri seperti di Pelabuhan Ratu, Suralaya, Pangkalan Susu, dan Lontar.

"Sudah lama kita operasi sendiri sehingga isu corona ini tidak banyak terpengaruh dalam pola operasi dan maintanance," ujarnya di lokasi yang sama.

Sedangkan untuk pengadaan bahan baku atau spare part, perusahaan memiliki alternatif membeli dari negara lain, tak selalu dari China.

Indonesia Power sendiri saat ini mengelola enam Unit Pembangkitan (UP), serta dua Unit Pembangkitan dan Jasa Pembangkitan (UPJP), 12 Unit Jasa Pembangkitan (UJP), dan satu Unit Jasa Pemeliharaan (UJH).

Khusus di area Kamojang atau Kamojang Power Generation O&M Services Unit (POMU), perusahaan mengelola total 7 unit pembangkit yang berkapasitas 375 MW yang terbagi di 3 sub unit yaitu, PLTP Kamojang sendiri dengan 3 unit pembangkit dengan kapasitas sebesar 140 MW, PLTP Darajat yang berada di Kabupaten Garut dengan 1 unit sebesar 55 MW dan PLTP Gunung Salak yang berada di Kabupaten Bogor sebesar 180 MW dengan 3 unit pembangkit.

Selain itu ketiga sub unit tersebut, Indonesia Power Kamojang POMU juga mengelola PLTP Ulumbu yang terletak di Nusa Tenggara Timur sebesar 10 MW.

Indonesia Power mempunyai berbagai macam tipe dan jenis pembangkit yang tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari berbahan bakar fosil hingga EBT. Total daya terpasang saat ini 16.376,6 MW dan untuk kapasitas pembangkit EBT saat ini mencapai 9,4 persen dari total daya terpasang yaitu sebesar 1.541,6 MW.