Visa Dapat Lampu Hijau untuk Masuk Pasar Pembayaran Domestik China

Perusahaan pembayaran asal Amerika Serikat, Visa, mengantongi izin dari bank sentral China untuk mempersiapkan bisnis kliring kartu bank di negara tersebut.
Langkah ini membuka jalan bagi Visa untuk memasuki salah satu pasar pembayaran terbesar di dunia setelah bertahun-tahun berupaya mendapatkan akses.
Mengutip Reuters pada Rabu, (14/10), persetujuan tersebut diberikan oleh People's Bank of China (PBOC) kepada entitas Visa Information Technology (Beijing) Co Ltd. Dengan izin ini, Visa dapat memulai persiapan teknis untuk menjalankan layanan kliring kartu bank secara mandiri.
Langkah ini sekaligus menjadi tonggak penting bagi Visa untuk menyusul Mastercard dan American Express yang lebih dulu memperoleh persetujuan serupa di China. Kebijakan tersebut menandai sinyal keterbukaan lebih lanjut di sektor keuangan China yang selama ini dikontrol ketat oleh pemerintah.
CEO Visa Ryan McInerney menyampaikan persetujuan awal ini merupakan capaian penting dalam komitmen jangka panjang perusahaan di pasar China.
“Kami sangat menghargai peran penting para pemimpin Amerika Serikat dan China dalam membangun hubungan yang konstruktif dan stabil secara strategis antara dua ekonomi terbesar di dunia,” ujar McInerney.
PBOC memberikan tenggat waktu satu tahun bagi Visa untuk menyelesaikan tahap persiapan. Setelah itu, Visa dapat mengajukan permohonan lisensi resmi untuk beroperasi penuh yang akan ditinjau oleh PBOC bersama regulator perbankan utama China.
Pasar kliring kartu bank China selama ini didominasi oleh perusahaan BUMN China UnionPay. Sumber Reuters menyebutkan Visa berupaya menembus pasar tersebut dengan mengincar izin usaha yang memungkinkan skema kepemilikan saham asing hingga 100 persen.
Mitra sekaligus Kepala Praktik Digital di The Asia Group George Chen menilai persetujuan tersebut menjadi sinyal positif dalam hubungan ekonomi bilateral. Langkah Beijing dipandang sebagai bentuk itikad baik terhadap Washington menjelang pertemuan Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump di sela-sela KTT APEC pada November mendatang.
Chen menambahkan, akses yang lebih luas bagi perusahaan asing di sektor jasa keuangan telah lama menjadi salah satu prioritas diplomas ekonomi Washington.
Sebelumnya, Mastercard mendapat izin persiapan kliring pada 2020 melalui kemitraan lokal dengan NetsUnion Clearing Corp. Pada tahun yang sama, usaha patungan American Express di China juga memperoleh lisensi operasional.
Pasar pembayaran domestik China menawarkan potensi bisnis yang sangat besar. Data PBOC mencatat transaksi kartu bank di China mencapai 4,6 triliun transaksi sepanjang 2025 dengan total nilai 963,6 triliun Yuan atau sekitar USD 143,92 triliun.
