Kumparan Logo

Volume Bongkar Muat Nonpetikemas PTP Naik 6,05 Persen Sepanjang Semester I 2025

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Aktivitas bongkar muat kontainer berlangsung di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (16/9/2022). Foto: Aditya Pradana Putra/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Aktivitas bongkar muat kontainer berlangsung di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (16/9/2022). Foto: Aditya Pradana Putra/Antara Foto

PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Nonpetikemas mencatatkan peningkatan volume bongkar muat 6,05 persen menjadi 22.401.788 metrik ton sepanjang Januari-Juni 2025 dibanding periode sama pada tahun sebelumnya.

Direktur Utama PTP Nonpetikemas Indra Hidayat Sani membeberkan peningkatan arus barang tersebut berasal dari empat jenis kemasan utama Curah Kering sebesar (45 persen) General Cargo (27 persen), Curah Cair (22 persen) dan Bag Cargo (6 persen).

Indra mengatakan peningkatan kinerja operasionalnya untuk mencapai target throughput tahun 2025 sebesar 53,5 juta metrik ton, akan terus dilakukan dengan mengedepankan layanan terintegrasi dan pemanfaatan teknologi terbaru.

Selain itu, menurut Indra PTP Nonpetikemas juga akan terus mengimplementasikan sejumlah program strategis, di antaranya modernisasi terminal, kolaborasi langsung dengan pemilik kargo dan pelaku logistik, penyediaan layanan Port Management Service berbasis Planning & Control terintegrasi melalui Pelindo Terminal Operating System Multipurpose (PTOS-M), serta penguatan aspek HSSE (Health, Safety, Security & Environment).

“Pertumbuhan pada layanan General Cargo didorong oleh peningkatan aktivitas bongkar muat di Cabang Tanjung Priok, khususnya dari komoditas steel product,” tutur Indra di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (1/8).

Kemudian untuk Bag Cargo, Teluk Bayur mencatat 398.265 ton/m³ atau naik 59,32 persen, Tanjung Pandan 248.785 ton/m³ atau naik 12,61 persen, dan Tanjung Priok 62.304 ton/m³ naik 15,86 persen.

Kinerja bongkar muat Bag Cargo didorong oleh kelancaran distribusi semen di Cabang Teluk Bayur juga peningkatan trafik pupuk kemasan bag produksi PT Pupuk Iskandar Muda.

Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani, di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (1/8). Foto: Widya Islamiati/kumparan

Lebih lanjut Indra menjelaskan pada Curah Cair, Jambi mencatatkan volume 532.061 ton/m³ naik 69,64 persen, Teluk Bayur 1.441.073 ton/m³ naik 11,11 persen, dan Panjang 434.661 ton/m³ naik 33,46 persen.

Peningkatan volume bongkar muat pada Curah Cair didorong oleh kontribusi signifikan Cabang Jambi yang melayani pengapalan kondensat milik PT Laban Raya Samodra.

Selain itu, peningkatan volume bongkar muat curah cair juga didorong oleh meningkatnya bongkar muat minyak goreng milik PT Ligita Jaya yang dilayani oleh Cabang Teluk Bayur.

Selanjutnya Curah Kering mencatat lonjakan di Pontianak sebesar 965.592 ton/m³ naik 691 persen, Cirebon 1.659.230 ton/m³ naik 18,57 persen, dan Pangkal Balam 150.347 ton/m³ naik 77,03 persen.

“Untuk Curah Kering, Cabang Cirebon mencatatkan pertumbuhan positif berkat kegiatan bongkar muat batubara milik PT Indragarda Paling Gesit, PT Abra Cirebon Sakti, dan PT Eka Nusa Dwi Sapta. Volume pasir kuarsa milik PT Abra Cirebon Sakti juga mengalami kenaikan,” jelasnya.

Selain Semester I 2025, kinerja volume bongkar muat PTP Nonpetikemas juga terpantau positif sepanjang 2024 yaitu atau berkontribusi sebesar 39 persen pada kinerja PT Pelindo Multi Terminal (SPMT).

“Target 2025 kami mencerminkan komitmen terhadap pertumbuhan dan keunggulan. Kami yakin target ini dapat dicapai melalui modernisasi terminal, ekspansi bisnis, serta penguatan kolaborasi dengan para pengusaha bongkar muat dan mitra strategis lainnya,” tutup Indra.

instagram embed