Wall Street Turun Usai Banyak Saham Teknologi Melemah

Indeks saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Selasa (7/7). Salah satu penyebabnya adalah pelemahan beberapa saham teknologi.
Dikutip dari Reuters pada Rabu (8/7), S&P 500 turun 0,45 persen ke level 7.503,85. Nasdaq melemah 1,16 persen ke 25.818,69. Dow Jones Industrial Average turun 0,25 persen ke 52.925,15.
"Kisah pasar hari ini sama seperti beberapa pekan terakhir, yaitu terjadinya rotasi setelah reli luar biasa pada saham-saham yang diuntungkan dari pembangunan infrastruktur AI, semikonduktor, dan chip memori. Ekspektasi terhadap perusahaan-perusahaan ini sudah menjadi hampir mustahil untuk dilampaui," ujar Zachary Hill, Kepala Manajemen Portofolio di Horizon Investments yang berbasis di Charlotte, North Carolina.
Di Nasdaq, pelemahan dipicu oleh penurunan saham Micron Technology dan sejumlah produsen chip lainnya karena meningkatnya keraguan investor terhadap keberlanjutan reli Wall Street yang didorong oleh kecerdasan buatan (AI).
Saham Micron anjlok 4,7 persen, sementara Sandisk merosot 7,3 persen. Penurunan tersebut mendorong indeks semikonduktor PHLX (SOX) turun 4,65 persen, sehingga kenaikannya sepanjang 2026 menyusut menjadi sekitar 74 persen
Di samping itu, saham-saham produsen chip di Asia dan Amerika Serikat turun setelah laporan laba yang sangat kuat dari raksasa produsen chip memori Samsung Electronics gagal memenuhi ekspektasi investor yang sudah sangat tinggi.
Saham SpaceX milik Elon Musk juga turun hampir 7 persen pada hari pertama diperdagangkan sebagai bagian dari indeks Nasdaq-100. Hal itu bersamaan dengan dimulainya cakupan analis oleh sejumlah perusahaan sekuritas.
Sebelumnya, DeepSeek asal China juga dilaporkan tengah mengembangkan chip AI miliknya sendiri. Langkah ini berpotensi mengurangi kebergantungannya pada chip buatan Nvidia dan Huawei.
8 dari 11 sektor dalam indeks S&P 500 ditutup melemah. Penurunan terdalam terjadi pada sektor industri yang turun 3,41 persen, disusul sektor material yang melemah 2,45 persen.
