Wamen PU: Ada 15 Bendungan yang Digarap Era Prabowo
·waktu baca 2 menit

Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti mengungkap ada 15 bendungan yang dikerjakan di era Presiden Prabowo Subianto.
15 bendungan tersebut memiliki waktu pekerjaan dari tahun 2025 hingga 2029. Belasan bendungan tersebut tersebar di wilayah Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi sampai Maluku.
“Periode 2025 sampai dengan 2029 ada 15 bendungan on going antara lain Way Apu, Jragung, Bulango Ulu, Manikin, Budong-Budong, Bagong, Bener, Tiga Dihaji, Mbay, Karangnongko, Cijurey, Jenelata, Cabean, Cibeet, dan Riam Kiwa,” terang Diana kepada wartawan, Jumat (3/1).
Khusus di tahun 2025, akan ada tiga bendungan yang selesai yaitu Bendungan Jragung di Jawa Tengah, Bendungan Mbay di Nusa Tenggara Timur, dan Bendungan Apu di Maluku.
“Dan yang direncanakan selesai tahun 2025 ada 3 bendungan, ada Jragung, Mbay, dan Way Apu,” lanjutnya.
Berikut daftar bendungan yang menjadi prioritas di tahun 2025 sampai 2029:
Bendungan Way Apu (Maluku) senilai Rp 2,16 triliun
Bendungan Jragung (Jawa Tengah) senilai Rp 3 triliun
Bendungan Bulango Ulu (Gorontalo) senilai Rp 2,42 triliun
Bendungan Manikin (NTT) senilai Rp 1,9 triliun
Bendungan Budong-Budong ( Sulawesi Barat) senilai Rp 1,02 triliun
Bendungan Bagong (Jawa Timur) senilai Rp 1,6 triliun
Bendungan Bener (Jawa Tengah) senilai Rp 2,06 triliun
Bendungan Mbay (NTT) senilai Rp 1,47 triliun
Bendungan Tiga Dihaji (Sumatera Selatan) senilai Rp 3,73 triliun
Bendungan Karangnongko (Jawa Tengah) senilai Rp 1,26 triliun
Bendungan Cijurey (Jawa Barat) senilai Rp 3,7 triliun
Bendungan Jenelata (Sulawesi Selatan) senilai Rp 4,1 triliun
Bendungan Cabean (Jawa Tengah) senilai Rp 571 miliar
Bendungan Cibeet (Jawa Barat) senilai Rp 5,5 triliun
Bendungan Riam Kiwa (Kalimantan Selatan) senilai Rp 1,8 triliun
