Kumparan Logo

Wamen PU Sebut Revisi Desain Bangunan Yudikatif-Legislatif IKN Sudah Siap

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti dalam diskusi bersama wartawan di kantornya di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta Selatan pada Rabu (12/3). Foto: Argya Maheswara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti dalam diskusi bersama wartawan di kantornya di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta Selatan pada Rabu (12/3). Foto: Argya Maheswara/kumparan

Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti mengatakan revisi desain untuk bangunan legislatif dan yudikatif di Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah siap.

Meski demikian presentasi desain tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto masih menunggu waktu.

“Kami sudah siap cuma Presidennya yang waktunya ya , kami masih menunggu waktu beliau,” kata Diana ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu (7/5).

Untuk itu, Kementerian PU juga akan terus bersurat ke pihak Istana mengenai kapan waktu presentasi kepada Prabowo bisa dilakukan.

Proses surat-menyurat dilakukan melalui Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Kami nanti mungkin akan mengingatkan melalui Pak Menko (AHY) atau seperti apa, saya mau ketemu Pak Menko juga ini,” ujar Diana.

Sebelumnya, Diana mengungkap beberapa hal yang diminta Prabowo untuk di desain ulang adalah desain atap ruang paripurna dan desain interior bangunan.

“Modelnya itu ada beberapa alternatif, kan belum dipilih presiden, kita menyajikan bentuk alternatif tapi itu adalah bentuk yang menunjukkan bangsa indonesia yang kokoh, yang elegan, yang modern juga,” kata Diana dalam diskusi bersama wartawan di Kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan pada Rabu (12/3) lalu.

Selain itu desain atap dan interior, Ia mengungkap Prabowo ingin ada museum pada bangunan legislatif dan yudikatif di IKN tersebut. Museum tersebut nantinya akan menceritakan sejarah demokrasi Indonesia.

“Beliau minta di lobby nanti kan ada semacam museum gitu ya atau galeri yang bisa menunjukkan bagaimana terkait dengan demokrasi itu seperti apa,” ujarnya.

instagram embed