Kumparan Logo

Wamenkeu Minta Investor Tak Risau soal ETF Emas: Underlying Emasnya Ada

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Exchange Traded Fund (ETF) Emas. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Exchange Traded Fund (ETF) Emas. Foto: Shutter Stock

Produk Exchange-Traded Fund (ETF) emas resmi meluncur di pasar modal Indonesia pada Senin (10/8).

Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung, mengatakan tren ETF berbasis emas terus meningkat di pasar modal global. Pada 2025, aset kelolaan ETF emas global telah mencapai USD 559 miliar dengan kepemilikan emas sebanyak 4.025 ton.

"ETF emas harus menjadi bagian dari penguatan ekosistem emas nasional,” ucap Wamenkeu Juda Agung saat acara Peluncuran ETF Emas sekaligus HUT Pasar Modal Indonesia di Gedung BEI, Jakarta, Senin (10/8).

ETF emas, kata Juda, merupakan produk keuangan yang memiliki emas fisik sebagai aset dasarnya. Sehingga kredibilitas produk sangat bergantung pada keyakinan investor bahwa emas yang menjadi underlying benar-benar tersedia dan dikelola dengan baik.

"ETF emas adalah produk keuangan. Namun di balik produk tersebut terdapat underlying berupa emas. Emas real, karena itu investor harus percaya bahwa emasnya ada,” jelas Juda.

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung (tengah) menyampaikan sambutan didampingi Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara (keempat kiri) saat perkenalan wakil menteri baru di gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (5/2/2026). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO

Juda juga meminta investor harus memiliki keyakinan terhadap sistem penyimpanan, valuasi, hingga proses transaksi dan tata kelola produk tersebut.

Sebelumnya Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan peluncuran ETF emas merupakan realisasi cita-cita yang telah dikaji selama 10-15 tahun.

ETF emas juga telah memperoleh kesesuaian prinsip syariah berdasarkan fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

Lima manajer investasi yang menerbitkan ETF emas yakni Trimegah Asset Management, BRI Manajemen Investasi, Mandiri Manajemen Investasi, Syailendra Capital, dan Indo Premier Investment Management.