Waskita Karya Kantongi Proyek Terminal Kendaraan Pelabuhan Patimban Rp 595 M

31 Desember 2022 12:17 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Foto udara proyek pembangunan Pelabuhan Patimban, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (18/11).  Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Foto udara proyek pembangunan Pelabuhan Patimban, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (18/11). Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
PT Waskita Karya (Persero) Tbk ikut memenangkan tender proyek pekerjaan di Pelabuhan Patimban yang terletak di Kabupaten Subang, Jawa Barat dengan nilai total kontrak sebesar Rp 3,7 triliun. Dalam proyek tersebut, porsi Waskita sebesar 16 persen atau Rp 595 miliar.
ADVERTISEMENT
Kontrak proyek senilai Rp 3,7 triliun tersebut dikerjakan oleh 2 kontraktor Jepang dan 3 kontraktor Indonesia yang tergabung dalam joint venture (TWWHA), yaitu TOA 60 persen (Jepang), Waskita 16 persen, Wakachiku 10 persen (Jepang), HK 8 persen, Abipraya 6 persen.
Waskita menjadi leader kontraktor Indonesia, dan TOA sebagai leader kontraktor Jepang. Pengumuman pemenang tender proyek dengan nama Pekerjaan Paket 5 (Car Terminal Construction) Pelabuhan Patimban Tahap 1-2 ini ditandai dengan penandatanganan kontrak kerja yang dilaksanakan hari Jumat (30/12) di Kantor Kementerian Perhubungan.
PT Waskita Karya (Persero) Tbk ikut memenangkan tender proyek pekerjaan di Pelabuhan Patimban yang terletak di Kabupaten Subang, Jawa Barat dengan nilai total kontrak sebesar Rp 3,7 triliun. Foto: Dok. Waskita Karya
Paket pekerjaan ini di bawah Dirjen Perhubungan Laut, Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan Kelas II Patimban, Kementerian Perhubungan. Rencananya akan dibangun terminal kendaraan yang akan menampung 1500 kendaraan peti kemas per-harinya di Pelabuhan Patimban.
ADVERTISEMENT
SVP Corporate Secretary Perseroan Novianto Ari Nugroho mengatakan, Waskita telah mengikuti proses tender proyek sejak tahun 2021. “Surat penetapan pengumuman pemenang sudah terbit sejak 16 Desember lalu, dan hari ini kami menyelesaikan proses penandatanganan kontrak,” ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (31/12).
Pelabuhan Patimban digadang-gadang oleh Pemerintah sebagai pelabuhan strategis untuk masa depan. Pasalnya, Pelabuhan tersebut akan menjadi salah satu pelabuhan yang mengedepankan penggunaan teknologi dan sistem digital dalam pengoperasiannya.
Penandatanganan kontrak kerja proyek terminal kendaraan Pelabuhan Patimban dengan pejabat Pembuat Komitmen Paket 5: Konstruksi Terminal Kendaraan, Patimban Port Development Project (II), Yohanes Aris Widianto dengan Perwakilan Joint Operation. Foto: Dok. Waskita Karya
Semua sistem nantinya akan terintegrasi secara digital dan dapat diakses secara real time sehingga proses logistik bisa lebih efisien dan tidak terjadi penumpukan.
“Secara umum Pelabuhan Patimban akan melayani jenis muatan peti kemas dan kendaraan bermotor yang diangkut menggunakan kapal-kapal berukuran besar. Car Terminal ini nantinya memiliki kapasitas tampung hingga 600 ribu kendaraan per tahun,” tambah Novianto.
ADVERTISEMENT
Penandatanganan ini dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen Paket 5: Konstruksi Terminal Kendaraan, Patimban Port Development Project (II), Yohanes Aris Widianto dengan Perwakilan Joint Operation, Nobuhiro KONO yang diberi kuasa oleh kelima Perusahaan yang tergabung dalam joint venture TWWHA.