Kumparan Logo

Website PLN Error, Pelanggan Mengeluh Tak Bisa Ambil Token Listrik Gratis

kumparanBISNISverified-green

Petugas PLN mengganti meteran listrik di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Rabu (15/5/2019). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Petugas PLN mengganti meteran listrik di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Rabu (15/5/2019). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

Kebijakan Presiden Joko Widodo terkait pembebasan biaya listrik bagi 24 juta pelanggan rumah tangga 450 Volt Ampere (VA) dan diskon 50 persen kepada 7 juta pelanggan rumah tangga 900 VA bersubsidi, ditindaklanjuti oleh PLN dengan menyiapkan mekanisme atau cara mendapatkan program tersebut.

Untuk pelanggan rumah tangga 450 VA pascabayar akan langsung dibebaskan tagihannya pada bulan April, Mei dan Juni. Sementara untuk pelanggan prabayar dapat memperolehnya dengan mengirimkan nomor ID Pelanggan ke WA dengan nomor 08122-123-123 atau melalui website PLN www.pln.co.id.

Sayangnya, pelanggan menemui kendala untuk mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan PLN. Hal itu terjadi lantaran website resmi PLN tersebut tidak bisa diakses hingga saat ini.

kumparan post embed

Tak sedikit pelanggan yang kemudian mengeluh kesulitan untuk mengambil token listrik gratis itu. Berita kumparan mengenai cara mengambil token tersebut pun dibanjiri komentar warga yang gagal mengakses website PLN.

Selain itu, mereka juga mengeluhkan tak adanya respons dari kontak yang dicantumkan PLN untuk dihubungi.

"Sudah dicoba buka website PLN dan no WA enggak ada yang jelas alias error, mungkin karena virus," komen akun Novian Abadi.

"Website PLN tidak bisa diakses, nomor WA tidak ada respons. Malah ngabis-ngabisin paket data," timpal Fathoni.

kumparan pun mencoba membuka laman PLN tersebut dan mendapati memang tidak bisa diakses sampai sekarang. Selain website pln.go.id, bahkan alamat layanan pln juga mengalami hal serupa.

Hal yang sama juga terjadi saat kumparan mencoba menghubungi nomor yang dicantumkan. Pesan melalui WhatsApp tidak terkirim, sementara saat ditelepon juga tak tersambung.

Warga memeriksa meteran listrik prabayar di Rumah Susun Benhil, Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Warga menyayangkan adanya error yang berujung pada sulitnya untuk mengambil token listrik gratis itu. Ada pula yang meminta agar program tersebut sebaiknya dijalankan secara otomatis sehingga tidak menyulitkan.

"Kalau memang serius bantu, diotomatiskan saja apa sulitnya sih kan sudah jelas datanya," tulis Chaliq Subagio.

"Niat bantu gak? Daftar sana sini, beli kuota saja susah ini," komentar Joni ijon.