Zulhas Beberkan Peran Penting BUMN untuk Dukung Koperasi Desa Merah Putih
·waktu baca 2 menit

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) kembali melakukan rapat persiapan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Kali ini rapat dilakukan bersama Menteri BUMN Erick Thohir.
Menurut Zulhas BUMN punya peran penting dalam keberlangsungan Koperasi Desa Merah Putih nantinya. Berbagai urusan usaha Koperasi Desa Merah Putih nantinya punya kaitan dengan BUMN seperti Himpunan Bank Negara (Himbara) sampai urusan pupuk.
“Permodalan platform Rp 3 miliar itu dari BUMN, Himbara. Kemudian akan menjadi agen pupuk, agen gas, semua BUMN juga. Makannya di sini (rapat) ada Pertamina, Pertamina Patra Niaga, ada Dirut PT Pupuk Indonesia juga,” kata Zulhas usai rapat di kantornya, Graha Mandiri, Jakarta Pusat pada Senin (19/5).
Maka dari itu Zulhas menyebut keberpihakan BUMN kepada Koperasi Desa Merah Putih akan sangat menentukan keberhasilan keberlangsungan koperasi tersebut nantinya. Dalam lini usaha simpan pinjam, nantinya Koperasi Desa Merah Putih juga tak lagi menggunakan uang cash atau tunai dan akan didukung Himbara.
“Kalau kayak dulu, simpan pinjam ya taruh di peti duitnya. Jadi enggak ada yang nyimpen karena kalau di berangkas ada duit ya dipinjam terus. Nah sekarang di di koperasi itu tidak ada uang tunai kecuali untuk operasional harian,” ujarnya.
Untuk lini usaha sembako, Koperasi Desa Merah Putih juga tak lepas dari keterlibatan BUMN utamanya BUMN di sektor pangan. Nantinya BUMN seperti ID Food dan Bulog juga akan mendukung Koperasi Desa Merah Putih.
“Minyak goreng, kemudian gula itu ada Bulog dan ID Food, BUMN juga. Kita ingin buka menjadi penyalur bantuan-bantuan sosial juga ada PT Pos Indonesia, BUMN juga,” kata Zulhas.
Zulhas menarget musyawarah desa (Musdes) untuk para desa dalam mendirikan Koperasi Desa Merah Putih dapat selesai pada 30 Mei 2025. Dengan begitu nantinya pada 12 Juli 20025 entitas masing-masing Koperasi Desa Merah Putih bisa diluncurkan dan mulai beroperasi di 28 Oktober 2025.
