Zulhas Cek Harga Pangan di Pasar Palmerah: Beras Rp 12.000, Gula Rp 19.000
·waktu baca 2 menit

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan atau Zulhas mengunjungi Pasar Palmerah, Jakarta Pusat pada Selasa (30/4) pagi. Ia mengeklaim beberapa harga bahan pokok atau pangan mulai turun.
Harga beras sudah turun menjadi Rp 12.000 per kg. Sedangkan harga ayam potong kini terlalu murah yaitu Rp 29.000 per kg.
Menurut Zulhas, harga ayam potong masih jauh dari harga eceran tertinggi (HET) yakni Rp 36.750 per kilogram. Penurunan harga daging tersebut dikhawatirkan akan membuat para peternak rugi.
“Kita lihat harga harga tadi alhamdulillah bagus, beras sudah Rp 12.000 per kg kata pedagang. Bawang sudah turun dari Rp 75.000 per kg sekarang Rp 65.000. Cabai Rp 60.000 sedang, kalau terlalu murah petani bangkrut,” ujar Zulhas usai blusukan di Pasar Palmerah, Selasa (30/4).
Selain itu, harga telur mencapai Rp 29.000 per kg. Kendati demikian, Zulhas menemukan harga gula pasir masih mahal di level Rp 19.000 per kg meskipun sudah turun.
“Telur Rp 29.000 per kg, sedang sesuai standar pemerintah. Memang yang masih mahal gula dari 20.000 tapi sudah turun ke Rp 19.000 tapi masih mahal,” terangnya.
Harga beras kini sudah kembali normal karena telah memasuki musim panen raya. Sehingga banyak beras lokal yang tersedia di pasar.
“Tapi bulan lalu cari beras lokal belum ada, kan belum panen. Kalau dicari terus ya, harganya naik terus,” kata Zulhas.
Zulhas menegaskan pemerintah berusaha keras untuk stabilisasi harga pangan hingga Idul Adha. Suplai dan demand bahan pokok akan lengkap sehingga harga juga bisa dikendalikan.
“Bawang merah ini kan kita tanam sendiri, jadi enggak ada soal. Sekarang sudah mulai turun dari Rp 75.000 per kg ke Rp 65.000 per kg, berarti pasokan sudah mulai lancar. Cabai juga sudah Rp 60.000 berarti sudah mulai lancar,” tambah Zulhas.
