Kumparan Logo

Zulhas Sebut 80.000 Kopdes Merah Putih Bakal Bangun 1-1,5 Hektare Panel Surya

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menjawab pertanyaan wartawan di Kantor Kemenko Pangan pada Selasa (15/7).
 Foto: Widya/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menjawab pertanyaan wartawan di Kantor Kemenko Pangan pada Selasa (15/7). Foto: Widya/kumparan

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan 80.000 koperasi desa (Kopdes) Merah Putih akan membangun 1-1,5 hektare (ha) panel surya agar setiap desa atau kelurahan mencapai kemandirian energi.

Zulhas mengatakan, Kopdes Merah Putih tidak hanya bermanfaat sebagai pusat perekonomian di desa, namun juga mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT).

"Oleh karena itu, perintah Bapak Presiden, sedang kita kaji di 80 ribu desa yang nanti kita akan bangun 1 sampai 1,5 hektare solar panel berbasis desa, kecamatan, kabupaten. Jadi punya energi yang mandiri," ungkapnya saat Green Impact Festival 2025, Kamis (24/7).

Dia menyebutkan, pengembangan panel surya di 80.000 desa tersebut membutuhkan dana USD 100 miliar atau setara Rp 1.627 triliun (kurs Rp 16.280 per dolar AS).

video from internal kumparan

Adapun subsidi energi, kata dia, mencapai USD 25 miliar atau sekitar Rp 400 triliun setiap tahun. Dengan begitu, kebutuhan investasi panel surya ini setara 4 tahun subsidi energi, namun selanjutnya desa dan kelurahan tidak lagi bergantung pada subsidi energi.

"Memang diperlukan kira-kira USD 100 miliar, sudah dihitung. Artinya kalau USD 100 miliar, 4 tahun subsidi, itu sudah bisa bayar. Berarti kita tahun ke-5, tahun ke-6, sudah enggak perlu subsidi lagi," tutur Zulhas.

Selain mengurangi beban subsidi energi, panel surya di pedesaan itu juga tidak membutuhkan transmisi PT PLN (Persero), karena energi dari panel surya ini akan disimpan di dalam baterai.

"Listrik yang pakai solar berbasis desa, kecamatan, kabupaten itu, tidak perlu transmisi yang panjang, seperti PLN, maka dia akan lebih efisien, yang diperlukan tentu nanti baterai penyimpanan," jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto baru meluncurkan kelembagaan 80.000 Kopdes Merah Putih, berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Kopdes Merah Putih memiliki potensi lini bisnis dengan BUMN sebagai agen pupuk, bisnis outlet LPG 3 kg, gerai sembako, agen Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), layanan logistik pos, penyalur bantuan pemerintah, menyerap gabah, dan apotek obat murah.