Kumparan Logo

Zulhas Setelah Ratas Istana: Beras Aman, Impor Jagung Ditambah untuk Industri

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengunjungi Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta, Selasa (3/10/2023). Foto: Widya Islamiati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengunjungi Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta, Selasa (3/10/2023). Foto: Widya Islamiati/kumparan

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) memberi penjelasan terkait komoditas beras, jagung, dan gula setelah rapat bersama Presiden di Istana, pada Senin (9/10). Ia menyebutkan, stok beras aman, dan siap didistribusikan hingga tingkat kabupaten.

"Satu (menyangkut) ketersediaan beras, lebih dari cukup, stok kita banyak, mulai dari pusat sampai kabupaten, digelontorkan," ungkap Zulhas di Istana.

"Di Jakarta dan Jawa Barat sudah turun, tapi yang jauh-jauh belum turun, dan tidak naik lagi."

Menyangkut impor jagung, ia mengatakan pemerintah akan membuka keran impor jagung untuk kebutuhan industri, seperti pakan ternak, untuk menyeimbangkan harga jagung yang sedang naik saat ini.

"Memang berangsur-angsur harga di peternak naik, oleh karena itu tambah untuk impor jagung untuk industri 250 ribu ton untuk peternak, untuk industri, bukan konsumsi, untuk industri pakan ternak," tambah Zulhas.

Kemudian soal gula, zulhas menyebutkan bahwa saat ini impor gula baru terealisasi 30 persen, sebab harga yang ditawarkan negara pemasok lebih tinggi dari harga jual yang ditetapkan pemerintah.

"Dari Bapanas Rp 12.500, belinya Rp 13.000 sehingga mereka tidak beli langsung tapi menunggu barang kali harganya bisa turun. Jalan keluarnya dipelajari bapanas, sehari dua hari ini ada penyelesaian," jelasnya.

Reporter: Rian Ramadhan

embed from external kumparan