Zulhas Ungkap Penyebab MinyaKita Dijual di Atas HET karena Biaya Logistik
·waktu baca 1 menit

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau Zulhas, mengakui masih ada MinyaKita yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). HET MinyaKita ditetapkan Rp 15.700 per liter.
Zulhas mengungkapkan permasalahan harga minyak goreng subsidi tersebut dikarenakan biaya logistik.
“Kalau yang jauh sekali (jaraknya) memang ada. Kalau yang mungkin memerlukan ongkos yang jauh Rp 16.000 lebih. Tapi rata-rata Rp 15.700 sampai Rp 16.000,” kata Zulhas kepada wartawan di Menara Global, Jakarta Selatan, Rabu (15/1).
Nantinya, Zulhas juga akan mengecek harga MinyaKita dan harga bahan pokok lainnya di pasaran secara langsung. Ia memastikan tidak ada kenaikan untuk bahan pokok.
“Tapi seluruh makanan dalam negeri mau beras, mau premium, mau medium, mau minyak goreng, apa pun yang dalam negeri produknya tidak ada kenaikan apa pun. Nanti saya cek ya karena kemarin saya juga dengar ada di mana sampai Aqua dikenakan 12 (PPN) juga nanti kita cek,” tutur Zulhas.
Zulhas menegaskan MinyaKita dan bahan pokok tersebut tidak terkena Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12 persen. “Seluruh makanan dalam negeri tidak ada PPN,” jelas Zulhas.
