11 Bulan yang Penuh Manfaat buat Jose Mourinho

Pada 18 Desember 2018, Jose Mourinho dicopot dari jabatannya sebagai pelatih oleh Manchester United. 11 bulan dua hari berselang, Mourinho baru melatih kembali.
Ya, pada 20 November 2019, Mourinho resmi direkrut oleh Tottenham Hotspur. The Special One dipercaya untuk menggantikan sosok yang menjadi favorit suporter Spurs, Mauricio Pochettino.
Memang, Mourinho adalah pelatih yang bisa dibilang ada di tingkatan legendaris. Namun, menggantikan Pochettino jelas bukanlah tugas yang mudah. Pochettino adalah pria yang sukses membawa Spurs dipandang lebih baik oleh pencinta sepak bola di dunia.
Yang lebih mengkhawatirkan, Mourinho cukup lama tak berada di bangku cadangan. Untungnya, pria asal Portugal itu menegaskan bahwa 11 bulannya tak terbuang sia-sia. Alih-alih, Mourinho mengakui bahwa masa nganggur tersebut membuatnya menjadi pelatih sekaligus manusia yang lebih baik.
“Saya percaya bahwa saya kini sudah berkembang. Saya yakin bahwa 11 bulan itu tak terbuang sia-sia. Waktu tersebut saya gunakan untuk berpikir, menganalisis, mempersiapkan, dan mengantisipasi apa yang akan saya hadapi. Anda tak akan kehilangan DNA, Anda tak akan kehilangan identitas, tetapi waktu-waktu tersebut membuat saya berpikir tentang banyak hal,” kata Mourinho dalam konferensi pers perdananya sebagai pelatih Spurs, dikutip dari Sky Sports.
Wajar apabila Mourinho menggunakan waktunya itu untuk berpikir. Waktu selama 11 bulan dua hari itu merupakan masa pengangguran terlamanya semenjak berkarier sebagai pelatih.
Boleh jadi, kiprahnya di United adalah penyebab mengapa ia mesti menganggur begitu lama. Memang, Mourinho berhasil membawa ‘Sang Iblis Merah’ memenangi Liga Europa. Namun, kegagalan menjuarai Premier League, terlebih setelah belanja begitu banyak, tetap dianggap sebagai dosa yang teramat besar.
Mourinho pribadi mengakui bahwa ia melakukan banyak kesalahan. Namun, ia menegaskan bahwa kesalahan-kesalahan tersebut tak akan diulanginya.
“Saya sadar saya banyak melakukan kesalahan, tetapi jangan tanya apa saja kesalahan itu. Saya akan kembali membuat kesalahan, tetapi saya berjanji tak akan mengulangi kesalahan yang sama.”
Meskipun begitu, Mourinho sebenarnya tak bisa dibilang benar-benar menganggur. Semenjak dipecat oleh United, ia kerap kali tampil di televisi sebagai pundit.
Patut diakui bahwa Mourinho melakukan tugasnya sebagai pundit dengan cukup baik. Pria berusia 56 tahun itu seringkali melontarkan insight yang mencerahkan.
Selain itu, Mourinho sebenarnya bisa saja mengakhiri masa sabbatical-nya lebih cepat. Beberapa klub, seperti Olympique Lyonnais, SL Benfica, dan Sporting Lisbon, dikabarkan meminatinya.
Namun, Mourinho menampik tawaran-tawaran yang datang kepadanya, dan tampaknya ia tak memiliki penyesalan sedikitpun. Alih-alih, eks pelatih Real Madrid itu merasa senang memiliki waktu luang.
“Saya merasa cukup rendah diri untuk menganalisis karier saya. Tak hanya musim lalu, tetapi seluruhnya. Itu rasanya sangat menyenangkan. Saya benar-benar terlarut dalam analisis itu. Masa jeda terasa begitu positif.”
“Kini, saya merasa lebih kuat dari segi emosi, juga lebih relaks dan lebih termotivasi. Saya siap. Namun, saat ini bukan tentang saya. Saya memikirkan pemain-pemain saya, dan saya siap mendukung mereka,” pungkas Mourinho.
-----
Saksikan pertandingan perdana Jose Mourinho sebagai manajer Tottenham Hotspur dalam Derbi London melawan West Ham United, Sabtu (23/11) pukul 19:30 WIB, hanya di Mola TV secara gratis. Klik di sini.
Mau nonton bola langsung di Inggris? Ayo, ikutan Home of Premier League. Semua biaya ditanggung kumparan dan Supersoccer, gratis! Ayo, buruan daftar di sini. Tersedia juga hadiah bulanan berupa Polytron Smart TV, langganan Mola TV, dan jersi original.

