2 Bobotoh Meninggal, Persib Didenda Rp 50 Juta & Larangan Bermain di GBLA
ยทwaktu baca 2 menit

Panitia Disiplin (Pandis) Piala Presiden telah memberikan hukuman kepada Persib Bandung terkait meninggalnya dua Bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). 'Maung Bandung' menerima hukuman denda hingga larangan bermain.
Insiden tersebut terjadi di pertandingan Grup C antara Persib vs Persebaya pada 17 juni lalu. Dua Bobotoh, Asep Ahmad Solihin dan Sopiana Yusup, meninggal dunia diduga karena terdesak ketika hendak masuk ke dalam stadion.
Dikutip dari Simamaung, Minggu (26/6), Pandis yang dipimpin oleh Erwin Tobing telah menjatuhkan sanksi kepada Persib lewat surat bernomor 09/PP/SK/PANDIS/VI/2022.
Surat putusan tersebut terkait kegagalan menjalankan tanggung jawab menjaga ketertiban dan keamanan. Larangan bertanding di GBLA dan denda Rp 50 juta menjadi hukuman untuk Panitia Pelaksana lokal Persib Bandung.
Berikut ini putusan Pandis Piala Presiden 2022 Nomor 09/PP/SK/PANDIS/VI/2022:
Merujuk kepada pasal 7 Kode Disiplin Piala Presiden tahun 2022, jo pasal 73 Kode Disiplin Piala Presiden tahun 2022, jo pasal 60 Statuta PSSI, jo pasal 22, jo pasal 68, jo pasal 69 ayat (1) dan ayat (3) Kode Disiplin PSSI tahun 2018, maka:
Panitia Pelaksana Pertandingan Piala Presiden 2022 Grup C (Panitia Pelaksana lokal Persib Bandung) dilarang menyelenggarakan pertandingan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung.
Panitia Pelaksana Pertandingan Piala Presiden 2022 Grup C (Panitia Pelaksana lokal Persib Bandung) dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton selama gelaran Piala Presiden tahun 2022.
Panitia Pelaksana Pertandingan Piala Presiden 2022 Grup C (Panitia Pelaksana lokal Persib Bandung) dikenakan sanksi denda sebesar Rp50.000.000,- (lima puluh juta rupiah).
Pengulangan terhadap pelanggaran terkait di atas akan berakibat terhadap hukuman yang lebih berat.
