Kumparan Logo

3 Alasan Spanyol Bakal Menyesal Tak Bawa Sergio Ramos ke Euro 2020

kumparanBOLAverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain timnas Spanyol Sergio Ramos berebut bola dengan pemain timnas Ukraina Roman Yaremchuk pada pertandingan UEFA Nations League di Estadio Alfredo Di Stefano, Madrid, Spanyol. Foto:  Sergio Perez/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pemain timnas Spanyol Sergio Ramos berebut bola dengan pemain timnas Ukraina Roman Yaremchuk pada pertandingan UEFA Nations League di Estadio Alfredo Di Stefano, Madrid, Spanyol. Foto: Sergio Perez/REUTERS

Timnas Spanyol melakoni Euro 2020 tanpa Sergio Ramos. Pelatih Luis Enrique memutuskan untuk tidak memanggil Ramos karena meragukan kemampuan fisik bek berusia 35 tahun itu.

Ramos sendiri memang banyak absen di musim ini. Dia tercatat absen di 27 pertandingan Madrid karena berbagai masalah.

Di sisi lain, Ramos adalah salah satu pilar penting bagi Spanyol. Tanpa Ramos, Spanyol mungkin akan kesulitan bermain apik di Euro 2020.

Berikut kumparan catat tiga alasan kenapa Spanyol bakal menyesal tak bawa Ramos ke Euro 2020.

1) Timnas Spanyol Kehilangan Penyumbang Gol

Selebrasi pemain timnas Spanyol usai mencetak gol ke gawang timnas Ukraina pada pertandingan UEFA Nations League di Estadio Alfredo Di Stefano, Madrid, Spanyol. Foto: Sergio Perez/REUTERS

Meski hebat bermain di posisi bertahan, Ramos punya kemampuan mumpuni dalam mencetak gol. Sejauh ini, dia sudah 23 kali mencetak gol dari 180 penampilan untuk Spanyol.

Menariknya, tak banyak pemain yang bisa mencetak lebih dari 20 gol untuk Spanyol. Ramos kini berada dalam daftar delapan besar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Spanyol.

Dia menyamai torehan Alfredo Di Stefano yang berkiprah bersama Timnas Spanyol pada 1957 sampai 1961.

2) Hilangnya Kapten Berpengalaman

Sergio Ramos melakukan selebrasi kacamata usai mencetak gol ke gawang Rumania. Foto: George Calin/Reuters

Ramos adalah sosok senior dengan segudang pengalaman di timnas Spanyol. Dia pernah memenangi dua Euro dan Piala Dunia. Tak cuma itu, Ramos adalah kapten Timnas Spanyol.

Hilangnya sosok Ramos bisa menghadirkan masalah. Apalagi, Enrique memanggil sejumlah pemain muda untuk posisi bek tengah. Mereka adalah Aymeric Laporte, Diego Llorente, Pau Torres, and Eric Garcia.

Mereka adalah pemain top, namun yang paling senior di antara mereka adalah Llorente yang berusia 27 tahun. Lebih lagi mereka belum pernah merasakan tampil di turnamen internasional kelas besar seperti Euro.

Selain itu, di antara mereka belum pernah ada yang tampil lebih dari 10 kali bersama Timnas Spanyol.

3) Sergio Ramos Adalah Bek Mumpuni

Pemain timnas Spanyol Sergio Ramos saat pertandingan melawan Swiss pada lanjutan UEFA Nations League di stadion St. Jakob-Park, Basel. Foto: Fabrice COFFRINI / AFP

Meski usianya sudah tidak muda, Ramos adalah bek kelas dunia. Dia pun masih menjadi sering dipercaya mengawal lini belakang Madrid sebelum akhirnya sering diparkir karena cedera.

Di musim ini, Ramos mencatatkan rata-rata 1,7 tekel per laga untuk Spanyol. Dia juga melakukan rata-rata 1,8 intersep dan 0,8 sapuan.

Kemampuan bertahannya mendapat pujian dari kawan dan lawan. Salah satunya datang dari Luis Suarez yang sering menghadapi Ramos di lapangan.

"Ramos adalah lawan tersulit yang pernah saya hadapi. Dia sangat kuat, berpengalaman, dan pemain yang kompetitif," ucap Suarez, dikutip dari situs resmi UEFA.

***

embed from external kumparan