4 Fakta di Balik Pencoretan Dua Pemain Timnas U-19 karena Indisipliner

Serdy Ephy Fano dan Yudha Febrian tampaknya harus kembali mengubur mimpi berseragam 'Merah-Putih' untuk sementara. Keduanya dicoret Pelatih Shin Tae-yong dari Timnas U-19 Indonesia karena tindakan indisipliner.
Shin Tae-yong memang terkenal memiliki watak keras. Selain menggenjot fisik para pemain, Pelatih asal Korea Selatan itu juga menerapkan aturan disiplin yang ketat kepada anak asuhnya.
Jadi, wajar bila Serdy dan Yudha dicoret dari skuat Timnas U-19. Pasalnya, Shin sudah menerapkan aturan-aturan terkait tindakan indisipliner.
Nah, berikut kumparan rangkum beberapa fakta di balik pencoretan Serdy dan Yudha. Silakan disimak.
Pencoretan kedua bagi Serdy
Nyatanya, ini bukan kali pertama Serdy didepak dari skuat Timnas U-19. Akhir Agustus lalu, Serdy juga pernah melakukan kesalahan serupa yang berbuntut pencoretan dirinya dari skuat 'Garuda Muda'.
Kala itu, Serdy terlambat bangun pagi untuk mengikuti sesi latihan akhir Timnas U-19 sebelum berangkat ke pemusatan latihan (TC) di Kroasia. Alhasil, ia hanya bisa gigit jari tidak diikutsertakan ke Kroasia.
Pertama bagi Yudha Febrian
Agak mengherankan sebenarnya melihat nama Yudha dicoret karena indisipliner. Pasalnya, selama bergabung di skuat Timnas U-16 sejak 2017, Yudha tergolong pemain yang tak banyak ulah.
Di bawah asuhan Fakhri Husaini, Yudha menjadi andalan di lini belakang hingga akhirnya promosi ke Timnas U-19. Akan tetapi, nasi sudah menjadi bubur, Yudha harus merelakan mimpinya untuk membela Timnas U-19 di Piala Asia dan Piala Dunia U-20.
Kembali ke hotel pukul 3 pagi
Belum diketahui penyebab mengapa Serdy dan Yudha kembali ke hotel pukul 3 dini hari. Namun, tindakan itu jelas membuat Shin geram dan langsung mencoretnya dari skuat Timnas U-19.
Selain itu, keduanya dikabarkan juga melakukan tindakan indisipliner lain seperti tidak mengikuti sesi timbang badan di pagi hari, dan terlambat hadir ke lapangan untuk berlatih bersama rekan-rekannya.
Tergolong pelanggaran berat
Shin Tae-yong menegaskan bahwa pelanggaran indisipliner yang dilakukan Serdy tergolong berat. Hal ini yang membuatnya tanpa pikir panjang langsung mencoret pemain berusia 17 tahun itu.
''Dua pemain yakni Serdy dan Yudha telah melakukan tindakan indisipliner yang berat. Untuk itu, kami langsung memulangkan mereka,'' kata Shin Tae-yong dalam laman PSSI.
---
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.
