4 Fakta Emiliano Martinez: Lahir dari Keluarga Miskin hingga Jadi Tukang Psywar
ยทwaktu baca 3 menit

Nama Emiliano Martinez menjadi sorotan di laga Manchester United (MU) vs Aston Villa, Sabtu (25/9). Pasalnya, ia kedapatan melakukan psywar sebelum Bruno Fernandes menendang penalti pada injury time.
Martinez terlihat menantang Cristiano Ronaldo untuk mengambil alih penalti tersebut dari Fernandes. Usahanya pun berbuah manis karena tendangan gelandang MU itu akhirnya melambung ke atas mistar gawang.
Namun, di balik aksinya itu, ada beberapa fakta yang mungkin belum banyak diketahui oleh para penggemar sepak bola. Berikut kami sajikan 4 fakta Emiliano Martinez, dikutip dari berbagai sumber.
Lahir dari Keluarga Miskin
Mengutip dari Lifebogger, kiper kelahiran 2 September 1992 itu bukan berasal dari keluarga berada. Bahkan, ia disebut lahir dari keluarga miskin di Mar der Plata, Argentina.
"Kiper tersebut berasal dari keluarga miskin. Karena itu, keluarganya cukup menderita dalam urusan keuangan. Dia [Martinez] kerap melihat sang ayah menangis saat larut malam karena tak mampu membayar tagihan," tulis laporan tersebut.
Namun, kini ia sukses berkarier di dunia sepak bola dan membantu perekonomian keluarganya. Dikutip dari Idol Net Worth, kekayaan kiper asal Argentina itu kini diperkirakan mencapai USD 196 juta (sekitar Rp 2,7 triliun).
Terpaksa Gabung Arsenal
Martinez tiba di Emirates Stadium pada bursa transfer musim panas 2010, saat itu usianya masih 17 tahun. Ia didaratkan dari tim muda klub Argentina, Independiente. Namun, ia mengatakan bahwa dirinya terpaksa bergabung dengan Arsenal.
"Arsenal datang mencari saya dan Pepe Santoro [pelatih Independiente], mengatakan kepada saya bahwa kesempatan hanya datang sekali seumur hidup," katanya kepada media Spanyol, El Pais.
"Saya tidak ingin pergi. Saya tidak menyesalinya, tetapi saya ingin bermain di Independiente. Untuk sementara, saya berpikir: 'Jika saya bertahan, dalam dua tahun saya akan melakukan debut.' Keluarga saya kekurangan secara finansial. Saya melakukannya lebih untuk itu daripada olahraga," tandasnya.
Jadi Pahlawan Arsenal di Piala FA 2019 dan Timnas Argentina di Copa America 2021
Meski mengaku terpaksa bergabung dengan The Gunners, Martinez pernah berjasa untuk tim asal London tersebut. Semasa masih di Arsenal, ia sempat menggantikan Bernd Leno yang tengah dibekap cedera di akhir musim 2019/20.
Ia pun sukses tampil moncer saat membantu Arsenal memenangi Piala FA 2019/20. Namun, kebersamaannya selama 11 tahun harus berakhir ketika tawaran datang dari Aston Villa di musim berikutnya.
Selain itu, ia juga menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang Timnas Argentina, khususnya saat mereka memenangkan gelar Copa America 2021. Menurut catatan Transfermarkt, ia turun dalam 6 kesempatan dan 4 kali gawangnya nirbobol.
Gemar Lakukan Psywar
Sebelum psywar pada laga Aston Villa vs Man United di Liga Inggris, Martinez juga kedapatan pernah melakukan hal sejenis saat membela Timnas Argentina.
Itu pernah dilakukannya di Copa America 2021. Dalam babak adu penalti Argentina vs Kolombia, Martinez terus menebarkan kata-kata kepada para penendang Kolombia. Salah satunya adalah Yerry Mina yang mendapat psywar.
"Bola itu terlihat agak besar untukmu. Kau gugup, kan? Saya tahu kau gugup. Saya tahu ke mana kau akan menembak. Lihat dan amati bagaimana saya akan mengalahkanmu," kata Martinez kepada Mina saat itu.
Gangguan Martinez pun berhasil. Sepakan Mina berhasil ditepisnya dengan sangat baik. Selain itu, ia juga berhasil menepis tendangan Davinson Sanchez dan Edwin Cardona. Argentina pun berhak melaju ke final dan mengalahkan Brasil untuk mengamankan gelar Copa America 2021.
