5 Bintang Swiss di Euro 2020, Salah Satunya Pernah Raih Treble Winner
ยทwaktu baca 3 menit

Timnas Swiss berhasil melaju ke Euro 2020 usai menduduki peringkat pertama Grup D babak kualifikasi Euro 2020. Tim besutan Vladimir Petkovic ini mampu mengumpulkan 17 poin dari hasil lima kemenangan, dua hasil imbang, serta hanya menelan satu kekalahan.
Swiss mampu mengungguli penantangnya di Grup D, seperti Timnas Denmark yang menjadi Runner Up, diikuti Timnas Irlandia, Timnas Georgia, dan Timnas Gibraltar yang menghuni dasar klasemen.
Keberhasilan Swiss melenggang ke babak utama Euro 2020 ini akan menjadi keikutsertaannya yang kelima kali di ajang terbesar bagi negara-negara Eropa.
Satu hal yang tak bisa dilepaskan dari pencapaian tim berjuluk La Nati ini adalah andil dari para pemain bintangnya yang merumput di berbagai kompetisi top Eropa. Hampir di setiap lini terdapat pilar yang memperkuat klub-klub besar Eropa.
Kumparan telah merangkum lima pemain bintang Timnas Swiss di Euro 2020. Siapa saja mereka? Berikut daftarnya.
1. Granit Xhaka
Granit Xhaka merupakan pilar lini tengah Timnas Swiss sekaligus pengemban tugas sebagai kapten tim. Gelandang yang membela klub Arsenal ini debut pertama kali di tim nasional pada 4 Juni 2011 saat berhadapan dengan Timnas Inggris.
Sejak saat itu, kiprahnya di tim berjuluk La Nati ini tak tergantikan. Berdasarkan data dari Transfermarkt, total pemain yang kini berusia 28 tahun tersebut telah melakoni 94 pertandingan dengan torehan 12 gol serta sembilan asis.
Di musim 2020/2021 bersama Arsenal, Xhaka masih menjadi andalan Mikel Arteta di lini tengah. Ia telah dipercaya untuk menjalani 45 pertandingan di seluruh kompetisi.
2. Xherdan Shaqiri
Meski pada Oktober mendatang akan menginjak usia 30 tahun, sosok Xherdan Shaqiri tak bisa dilepaskan dari bagian penting Timnas Swiss. Pemain yang berposisi sebagai winger ini miliki pengalaman yang memukau bersama sejumlah klub besar di liga top Eropa.
Shaqiri sempat mengenyam gelar Treble Winner bersama Bayern Muenchen di musim 2012/2013, dan mengantarkan Liverpool untuk kali pertama merengkuh gelar juara Premier League di musim 2019/2020.
Pemain yang memiliki postur tubuh mungil ini juga merupakan pemain aktif dengan perolehan gol terbanyak bagi Timnas Swiss. Dilansir dari Transfermarkt, pemain yang pertama kali debut di tim nasional pada Maret 2010 ini telah membukukan 23 gol dari 91 penampilan.
Sayang musim 2020/2021, Shaqiri kurang mendapat kepercayaan oleh pelatihnya di Liverpool, Juergen Klopp. Dirinya hanya dipercaya untuk tampil sebanyak 22 laga di semua kompetisi dengan catatan 1 gol dan empat asis.
3. Yann Sommer
Yann Sommer adalah jantung pertahanan terakhir Timnas Swiss. Penjaga gawang berusia 32 tahun ini telah mengoleksi 61 penampilan sejak pertama kali debut pada Mei 2012. Pencapaiannya pun terbilang cukup memukau, dilansir dari Transfermarkt, Sommer mampu menorehkan 25 clean sheet.
Sommer sendiri merupakan penjaga gawang yang kaya pengalaman di tanah Jerman. Dirinya telah memperkuat salah satu klub besar, Borussia Moenchengladbach selama tujuh musim. Dari 288 pertandingan bersama tim berjuluk Die Fohlen ini, Sommer mampu mencatatkan 79 clean sheet.
Di musim 2020/2021 Sommer dipercaya tampil dalam 31 pertandingan di Liga Jerman dengan membukukan tujuh pertandingan nirbobol.
4. Manuel Akanji
Sosok tembok pertahanan terbaik Timnas Swiss saat ini salah satunya terdapat pada diri Manuel Akanji. Pemain yang kini berusia 25 tahun performanya berkembang pesat pasca hijrah ke Borussia Dortmund di jendela transfer musim dingin 2018.
Dilansir dari Squawka, untuk musim 2020/2021 Akanji mampu menjadi pemain dengan akurasi umpan tertinggi di antara pemain yang lain yang telah melakukan operan lebih dari 1000.
Akanji adalah sosok penting di lini pertahanan Dortmund bersama dengan Matt Hummels. Ia jadi pilar dalam keberhasilan Die Borussen merengkuh trofi Piala Liga Jerman yang merupakan trofi perdana Dortmund sejak terakhir kali dicapai di musim 2016/2017.
Untuk di tim nasional sendiri, kiprah Akanji dimulai pada Juni 2017. Ketika itu dirinya yang berusia 21 tahun tampil penuh 90 menit melawan Kepulauan Faroe dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2018. Hingga menjelang Euro 2020, dirinya total telah mengenyam 29 pertandingan bersama tim asuhan Vladimir Petkovic ini.
5. Haris Seferovic
Di urutan terakhir, terdapat ujung tombak terbaik Timnas Swiss saat ini yang merumput di Portugal bersama klub Benfica, yakni Haris Seferovic. Pemain berusia 29 tahun tersebut merupakan top skorer keenam sepanjang masa La Nati dengan torehan 21 gol.
Seferovic juga baru saja menjalani salah satu musim yang gemilang bersama Benfica. Di musim 2020/2021 dirinya berhasil keluar sebagai top skorer klub di liga dengan koleksi 22 gol. Atau jika dilihat secara keseluruhan tim, Seferovic hanya kalah satu gol dari penggawa Sporting Lisbon, Pedro Goncalves di urutan pertama daftar pencetak gol terbanyak Liga Portugal.
Dilansir Squawka, terdapat satu hal yang patut diwasapadai di dalam diri Seferovic, yakni kemampuan daya ledak yang luar biasa yang dapat membahayakan bek-bek lawan.
Penulis: Alif Zaky Assidiqi
